alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Rampung Dibangun, Pasar Ikan Kebonagung Belum Dioperasikan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pasar Ikan Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, telah rampung dibangun sejak akhir tahun kemarin. Namun, sejauh ini belum dioperasionalkan. Alasannya, masih menunggu serah terima dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kabid Bina Usaha Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya saat sedang melakukan proses serah terima dengan KKP. Mengingat, pembangunan pasar ikan itu merupakan program KKP.

“Penyerahannya masih proses di Kementerian. Untuk berita acara penyerahannya sudah ditandatangani sekretaris daerah dan sudah dikirim ke kementerian,” jelasnya, Selasa (11/1).

Informasinya, kata Saiful, semua proses serah terima akan diselesaikan bulan ini. Sehingga bulan depan bisa difungsikan. “Masih ada tahapannya. Harapannya, dari kementerian bulan ini sudah semua. Sehingga tinggal launching-nya saja nanti. Setelah serah terima kepada pemkab, nanti tunggu arahan pemkab akan diserahkan ke mana. Informasinya memang kepada Disperindag,” ujarnya.

Saiful mengatakan, proyek pembangunan pasar ikan ini masih dalam masa pemeliharaan. Sampai lima bulan ke depan. Karenanya, apabila ada sesuatu yang perlu diperbaiki atau rusak, masih menjadi tanggung jawab rekanan. “Selama lima bulan ke depan masih masuk masa pemeliharaan,” ujarnya.

Pasar ikan ini diperkirakan dapat menampung 40 pedagang. Prioritasnya para pedagang ikan yang selama ini memang sudah berjualan di Pasar Kebonagung. Proyek ini dibangun dengan anggaran dari Pemerintah Pusat. Besarnya hampir mencapai Rp 2 miliar. (mu/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pasar Ikan Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, telah rampung dibangun sejak akhir tahun kemarin. Namun, sejauh ini belum dioperasionalkan. Alasannya, masih menunggu serah terima dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kabid Bina Usaha Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya saat sedang melakukan proses serah terima dengan KKP. Mengingat, pembangunan pasar ikan itu merupakan program KKP.

“Penyerahannya masih proses di Kementerian. Untuk berita acara penyerahannya sudah ditandatangani sekretaris daerah dan sudah dikirim ke kementerian,” jelasnya, Selasa (11/1).

Informasinya, kata Saiful, semua proses serah terima akan diselesaikan bulan ini. Sehingga bulan depan bisa difungsikan. “Masih ada tahapannya. Harapannya, dari kementerian bulan ini sudah semua. Sehingga tinggal launching-nya saja nanti. Setelah serah terima kepada pemkab, nanti tunggu arahan pemkab akan diserahkan ke mana. Informasinya memang kepada Disperindag,” ujarnya.

Saiful mengatakan, proyek pembangunan pasar ikan ini masih dalam masa pemeliharaan. Sampai lima bulan ke depan. Karenanya, apabila ada sesuatu yang perlu diperbaiki atau rusak, masih menjadi tanggung jawab rekanan. “Selama lima bulan ke depan masih masuk masa pemeliharaan,” ujarnya.

Pasar ikan ini diperkirakan dapat menampung 40 pedagang. Prioritasnya para pedagang ikan yang selama ini memang sudah berjualan di Pasar Kebonagung. Proyek ini dibangun dengan anggaran dari Pemerintah Pusat. Besarnya hampir mencapai Rp 2 miliar. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/