alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tracing 20 Petugas di Balai Uji Kir Kraksaan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo– Adanya staf Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Uji Berkala Kendaraan Bermotor atau Uji Kir Dinas perhubungan Kabupaten Probolinggo, terus ditangani. Selain menutup sementara layanan uji kir, juga dilakukan tracing terhadap puluhan pegawai Balai Uji.

“Sesuai dengan SOP (Standar Oprasional Prosedur) tracing dilakukan dua kali. Kemarin yang kedua kalinya dilakukan 20 petugas uji kir. Sebelumnya, Selasa (10/12), juga telah dilakukan swab. Jadi, hanya tinggal menunggu hasil tes lima hari lagi atau Selasa (16/12),” ujar Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistiyanto, kemarin.

Balai Uji Kir ini ditutup sejak Selasa (10/12) lalu. Hal tersebut dilakukan lantaran ada staf yang positif terpapar Covid 19. Staf tersebut terpapar dari istrinya yang juga dinyatakan positif sejak November lalu. “Staf balai kami ada yang tepapar Covid-19. Jadi, kami tracking,” ujar Heri.

Keputusan menutup sementara pelayanan ini, kata Heri, dilakukan demi mendukung upaya pemerintah dalam memerangi penyebaran korona. Karennaya, seluruh pelayanan uji berkala atau uji kir ditutup selama 14 hari.

Adanya penutupan ini tentu berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari balai uji kir. Tahun ini, Dishub ditarget bisa memperoleh Rp 1.050.000.000 dari balai uji kir. Target ini belum tercapai. (mu/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo– Adanya staf Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Uji Berkala Kendaraan Bermotor atau Uji Kir Dinas perhubungan Kabupaten Probolinggo, terus ditangani. Selain menutup sementara layanan uji kir, juga dilakukan tracing terhadap puluhan pegawai Balai Uji.

“Sesuai dengan SOP (Standar Oprasional Prosedur) tracing dilakukan dua kali. Kemarin yang kedua kalinya dilakukan 20 petugas uji kir. Sebelumnya, Selasa (10/12), juga telah dilakukan swab. Jadi, hanya tinggal menunggu hasil tes lima hari lagi atau Selasa (16/12),” ujar Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistiyanto, kemarin.

Balai Uji Kir ini ditutup sejak Selasa (10/12) lalu. Hal tersebut dilakukan lantaran ada staf yang positif terpapar Covid 19. Staf tersebut terpapar dari istrinya yang juga dinyatakan positif sejak November lalu. “Staf balai kami ada yang tepapar Covid-19. Jadi, kami tracking,” ujar Heri.

Mobile_AP_Half Page

Keputusan menutup sementara pelayanan ini, kata Heri, dilakukan demi mendukung upaya pemerintah dalam memerangi penyebaran korona. Karennaya, seluruh pelayanan uji berkala atau uji kir ditutup selama 14 hari.

Adanya penutupan ini tentu berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari balai uji kir. Tahun ini, Dishub ditarget bisa memperoleh Rp 1.050.000.000 dari balai uji kir. Target ini belum tercapai. (mu/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2