Dinsos: Penerima Bantuan Tak Dapat Kartu Akibat Berkas Tidak Valid

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo bersuara terkait adanya warga yang tercatat menerima bantuan di website Bansos, namun tidak menerima. Dinsos menilai, insiden seperti itu kebanyakan karena data kependudukan tidak valid.

Hal itu diungkap Offie Agustin, kepala Bidang Bansos Dinsos setempat. Menurutnya, memang banyak penerima bansos yang terutama Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). “Iya memang beberapa banyak yang tidak menerima seperti apa yang disampaikan di media sosial itu,” katanya.

Ia menjelaskan, hal itu karena beberapa faktor. Salah satunya, yaitu karena berkas kependudukannya tidak valid. Maksudnya, ada yang nama di KTP dan KK tidak sama. Sehingga, hal itu menghambat keluarnya bantuan.

“Salah satunya data kependudukan tidak valid. Sehingga itu menghambat keluarnya kartu,” ungkapnya.

Bukan hanya itu saja. Ada juga mengenai pemerima yang meninggal atau pindah tempat tinggal. Dan keluarganya tidak mengurus hal itu. “Itu, juga menjadi masalah. Karena itu, harus segera diurus agar tidak menjadi kendala dikemudian hari,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Mas Boy itu mengungkapkan, terkait masalah bansos, pihaknya setiap hari mendapatkan puluhan komplain. Baik melalui website ataupun nomor WhatsApp.

“Yang komplain banyak. Saya setiap hari dikomplain orang banyak untuk kepengurusan bansos ini. Tetapi, setelah kami beri pengertian dan cari sumber masalahnya, mereka mengerti,” terangnya. (sid/fun)