alexametrics
23.1 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Kasus Isu Santet di Kab Probolinggo 2022; Sumpah Pocong hingga Pengrusakan

KRAKSAAN, Radar BromoMeski zaman sudah maju. Serta masuk era digital, isu santet masih sering merebak di Kabupaten Probolinggo. Tak bisa dipandang sepele, isu santet bisa berujung aksi anarkistis.

Dari catatan, Jawa Pos Radar Bromo, dalam kurun waktu enam bulan terakhir, mencuat sejumlah isu santet di kawasan setempat. Ada yang bisa dimediasi dan diselesaikan secara damai. Ada juga yang berujung aksi anarkistis yang berujung proses hukum. Berikut sejumlah kasus yang pernah mencuat tahun ini.

 

15 April

Seorang guru di Desa Sindetanyar, Kecamatan Besuk, menjalani sumpah Alquran. Sebab, dituduh memiliki santet usai ada tetangga sakit.

 

Tepis Tudingan Punya Santet, Warga Wonomerto Sumpah Alquran  

 

Prosesi sumpah Alquran itu dilakukan di Masjid Nurul Hasan di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Jumat (15/4) siang. Sontak, warga setempat heboh bukan main. Bahkan, informasi tentang prosesi sumpah Alquran itu menyebar dengan cepat. Sehingga ratusan warga datang menyaksikan.

Kades Sentul Timbul Sujuatmoko menerangkan, sumpah Alquran dilakukan untuk menyelesaikan perselisihan antara dua warganya. Usai dilakukan sumpah Alquran itu, polemik isu santet mereda.

KRAKSAAN, Radar BromoMeski zaman sudah maju. Serta masuk era digital, isu santet masih sering merebak di Kabupaten Probolinggo. Tak bisa dipandang sepele, isu santet bisa berujung aksi anarkistis.

Dari catatan, Jawa Pos Radar Bromo, dalam kurun waktu enam bulan terakhir, mencuat sejumlah isu santet di kawasan setempat. Ada yang bisa dimediasi dan diselesaikan secara damai. Ada juga yang berujung aksi anarkistis yang berujung proses hukum. Berikut sejumlah kasus yang pernah mencuat tahun ini.

 

15 April

Seorang guru di Desa Sindetanyar, Kecamatan Besuk, menjalani sumpah Alquran. Sebab, dituduh memiliki santet usai ada tetangga sakit.

 

Tepis Tudingan Punya Santet, Warga Wonomerto Sumpah Alquran  

 

Prosesi sumpah Alquran itu dilakukan di Masjid Nurul Hasan di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Jumat (15/4) siang. Sontak, warga setempat heboh bukan main. Bahkan, informasi tentang prosesi sumpah Alquran itu menyebar dengan cepat. Sehingga ratusan warga datang menyaksikan.

Kades Sentul Timbul Sujuatmoko menerangkan, sumpah Alquran dilakukan untuk menyelesaikan perselisihan antara dua warganya. Usai dilakukan sumpah Alquran itu, polemik isu santet mereda.

MOST READ

BERITA TERBARU

/