alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Wisata Pemberi Pemasukan jadi Prioritas Pembangunan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Anggaran yang terbatas menjadi alasan Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporaparbud), tak bisa melakukan banyak pembangunan. Termasuk untuk lokasi wisata. Karenanya tahun ini pengembangan akan dilakukan pada wisata yang memiliki prospek bagus dan sudah memberikan PAD bagi pemerintah kabupaten.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto, melalui stafnya Musa mengatakan, tahun ini pihaknya mengandalkan anggaran dari kementerian untuk mengembangkan wisata. Pengembangan dilakukan terhadap destinasi wisata yang dianggap potensial dan memberikan pemasukan pemerintah kabupaten.

“Anggaran tahun ini tidak banyak. Jadi, kami hanya mengandalkan DAK (dana alokasi khusus) dari kementerian. Itu hanya akan dilakukan pada satu objek wisata,” ujar Musa.

Berdasarkan pertimbangan yang sudah dilakukan, destinasi wisata yang akan dikembangkan tahun ini adalah wisata Pantai Bentar. Menggunakan anggaran sebesar Rp 11 miliar, wisata yang menjual view pantai ini akan dipoles menjadi lebih baik. Sehingga dapat menjadi daya tarik untuk pengunjung.

Musa menjelaskan uang miliaran tersebut akan dibagi menjadi 13 paket pekerjaan. Realisasinya juga dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahapan paket yang akan dikerjakan. Pengerjaan wisata bentar secara umum akan dilakukan sama seperti pengembangan Pantai Bahak.

Hanya saja nantinya akan dilakukan penyesuaian. Agar setiap destinasi wisata memiliki ciri khas sendiri. “Destinasi wisata ini yang akan kami kembangkan tahun ini. Sumber pengembangannya dari kementerian,” terangnya.

Disinggung terkait dengan pengembangan bersumber pada APBD, ia menjelaskan, hanya akan melakukan pemeliharaan pada destinasi wisata. Salah satunya yang menjadi perhatian serius adalah wisata Tirta Ronggojalu. Pasalnya wisata ini belum terjamah pengembangan. Sementara wisata tersebut sudah memberikan kontribusi pada PAD.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Anggaran yang terbatas menjadi alasan Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporaparbud), tak bisa melakukan banyak pembangunan. Termasuk untuk lokasi wisata. Karenanya tahun ini pengembangan akan dilakukan pada wisata yang memiliki prospek bagus dan sudah memberikan PAD bagi pemerintah kabupaten.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto, melalui stafnya Musa mengatakan, tahun ini pihaknya mengandalkan anggaran dari kementerian untuk mengembangkan wisata. Pengembangan dilakukan terhadap destinasi wisata yang dianggap potensial dan memberikan pemasukan pemerintah kabupaten.

“Anggaran tahun ini tidak banyak. Jadi, kami hanya mengandalkan DAK (dana alokasi khusus) dari kementerian. Itu hanya akan dilakukan pada satu objek wisata,” ujar Musa.

Berdasarkan pertimbangan yang sudah dilakukan, destinasi wisata yang akan dikembangkan tahun ini adalah wisata Pantai Bentar. Menggunakan anggaran sebesar Rp 11 miliar, wisata yang menjual view pantai ini akan dipoles menjadi lebih baik. Sehingga dapat menjadi daya tarik untuk pengunjung.

Musa menjelaskan uang miliaran tersebut akan dibagi menjadi 13 paket pekerjaan. Realisasinya juga dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahapan paket yang akan dikerjakan. Pengerjaan wisata bentar secara umum akan dilakukan sama seperti pengembangan Pantai Bahak.

Hanya saja nantinya akan dilakukan penyesuaian. Agar setiap destinasi wisata memiliki ciri khas sendiri. “Destinasi wisata ini yang akan kami kembangkan tahun ini. Sumber pengembangannya dari kementerian,” terangnya.

Disinggung terkait dengan pengembangan bersumber pada APBD, ia menjelaskan, hanya akan melakukan pemeliharaan pada destinasi wisata. Salah satunya yang menjadi perhatian serius adalah wisata Tirta Ronggojalu. Pasalnya wisata ini belum terjamah pengembangan. Sementara wisata tersebut sudah memberikan kontribusi pada PAD.

MOST READ

BERITA TERBARU

/