alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Eny Kusrini Tak Lagi Terima Hak, Kasasinya Ditolak Mahkamah Agung

Selain itu menurutnya, dari pihak Eny Kusrini sendiri sudah tidak dapat melakukan upaya lain. Misal Peninjauan Kembali (PK). Sebab, konteks undang-undang pemilu hanya selesai di kasasi di tingkat Mahkamah Agung (MA).

“Sejatinya ini selesai di Mahkamah Partai. Namun karena MA tidak dapat menolak gugatan kasasi, sehingga diproses. Kalaupun PK, tidak dapat menunda eksekusi putusan. Tapi saya yakin, di konteks undang-undang pemilu, sengketa partai politik ini tidak kenal PK,” ujarnya.

Di sisi lain, tim penasihat hukum Eny Kusrini, Hasmoko menyebutkan, sampai kemarin pihaknya belum mendapatkan surat putusan penolakan kasasi tersebut dari pengadilan. Sehingga, pihaknya belum bisa berandai-andai untuk kelanjutan perkara tersebut.

“Sampai sekarang belum tahu, sudah diputus dan apa hasil putusannya. Sehingga, kami tidak bisa berandai-andai,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo, Ali Wafa mengatakan, pihaknya telah mendapatkan relaas dari MA. Hanya saja untuk proses selanjutnya, KPU hanya bisa menunggu surat dari DPRD setempat.

“Prosesnya dari partai nanti akan mengusulkan calonnya ke DPRD. Kemudian dari DPRD akan mengirimkan surat kepada kami. Proses dari DPRD ini diberi waktu 14 hari. Setelah sampai ke kami, nanti akan kami layani dengan tenggang waktu 5 hari,” jelas Ali Wafa.

Sementara itu, jika nantinya PAW Eny Kusrini terus berlanjut, maka susuai dengan peraturan KPU, calon pengganti Eny Kusrini yang sesuai dengan syarat peraturan ialah Usman Mustadi. Dia adalah calon legislatif nomor urut 2, yang menempati suara terbanyak kedua setelah Eny kusrini di Dapil 5, yakni, Leces Tegalsiwalan, Banyuanyar.

Selain itu menurutnya, dari pihak Eny Kusrini sendiri sudah tidak dapat melakukan upaya lain. Misal Peninjauan Kembali (PK). Sebab, konteks undang-undang pemilu hanya selesai di kasasi di tingkat Mahkamah Agung (MA).

“Sejatinya ini selesai di Mahkamah Partai. Namun karena MA tidak dapat menolak gugatan kasasi, sehingga diproses. Kalaupun PK, tidak dapat menunda eksekusi putusan. Tapi saya yakin, di konteks undang-undang pemilu, sengketa partai politik ini tidak kenal PK,” ujarnya.

Di sisi lain, tim penasihat hukum Eny Kusrini, Hasmoko menyebutkan, sampai kemarin pihaknya belum mendapatkan surat putusan penolakan kasasi tersebut dari pengadilan. Sehingga, pihaknya belum bisa berandai-andai untuk kelanjutan perkara tersebut.

“Sampai sekarang belum tahu, sudah diputus dan apa hasil putusannya. Sehingga, kami tidak bisa berandai-andai,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo, Ali Wafa mengatakan, pihaknya telah mendapatkan relaas dari MA. Hanya saja untuk proses selanjutnya, KPU hanya bisa menunggu surat dari DPRD setempat.

“Prosesnya dari partai nanti akan mengusulkan calonnya ke DPRD. Kemudian dari DPRD akan mengirimkan surat kepada kami. Proses dari DPRD ini diberi waktu 14 hari. Setelah sampai ke kami, nanti akan kami layani dengan tenggang waktu 5 hari,” jelas Ali Wafa.

Sementara itu, jika nantinya PAW Eny Kusrini terus berlanjut, maka susuai dengan peraturan KPU, calon pengganti Eny Kusrini yang sesuai dengan syarat peraturan ialah Usman Mustadi. Dia adalah calon legislatif nomor urut 2, yang menempati suara terbanyak kedua setelah Eny kusrini di Dapil 5, yakni, Leces Tegalsiwalan, Banyuanyar.

MOST READ

BERITA TERBARU

/