alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Tiga Hari Tak Diangkut, Sampah Kraksaan-Gading Meluber ke Jalan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Warga di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di Kabupaten Probolinggo, belakangan dibuat tak nyaman. Sebab warga dan pengendara kerap menemui sampah yang meluber hingga ke jalan. Pengangkutan sampah sudah tidak dilakukan selama tiga hari belakangan.

Tilik saja seperti pantuan Jawa Pos Radar Bromo, sedikitnya ada tiga TPS yang pada Minggu (10/1) sampahnya meluber ke jalan. Di antaranya TPS lama masuk Desa Wangkal, Kecamatan Gading; TPS kontainer di Desa/Kecamatan Krejengan dan TPS di Timur Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan.

Uswatun 38, salah satu penjual di dekat TPS Pasar Semampir menjelaskan, melubernya sampah terjadi sejak Kamis (7/1) lalu hingga kemarin. “Sampai ke jalan dan menumpuk. Sangat menggangu pengendara yang melintas. Sampah ini sudah tiga hari tidak diangkut,” ujarnya.

Informasinya, pengangkutan sampah terkendala karena tersiar kabar, ada uang solar yang belum diberikan. Sehingga berdampak pengangkutan.

Menanggapi hal tersebut Kabid Pengelolaan Sampah pada DLH setempat Zaenal Ansori mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi perihal ada beberapa titik sampah yang meluber ke jalan. “Untuk beberapa TPS yang sampahnya menumpuk, akan segera kami lakukan pengangkutan. Sedangkan untuk solar sudah terpenuhi semua, sebab kami telah bekerja sama dengan pihak SPBU,” ujarnya. (mu/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Warga di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di Kabupaten Probolinggo, belakangan dibuat tak nyaman. Sebab warga dan pengendara kerap menemui sampah yang meluber hingga ke jalan. Pengangkutan sampah sudah tidak dilakukan selama tiga hari belakangan.

Tilik saja seperti pantuan Jawa Pos Radar Bromo, sedikitnya ada tiga TPS yang pada Minggu (10/1) sampahnya meluber ke jalan. Di antaranya TPS lama masuk Desa Wangkal, Kecamatan Gading; TPS kontainer di Desa/Kecamatan Krejengan dan TPS di Timur Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan.

Uswatun 38, salah satu penjual di dekat TPS Pasar Semampir menjelaskan, melubernya sampah terjadi sejak Kamis (7/1) lalu hingga kemarin. “Sampai ke jalan dan menumpuk. Sangat menggangu pengendara yang melintas. Sampah ini sudah tiga hari tidak diangkut,” ujarnya.

Informasinya, pengangkutan sampah terkendala karena tersiar kabar, ada uang solar yang belum diberikan. Sehingga berdampak pengangkutan.

Menanggapi hal tersebut Kabid Pengelolaan Sampah pada DLH setempat Zaenal Ansori mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi perihal ada beberapa titik sampah yang meluber ke jalan. “Untuk beberapa TPS yang sampahnya menumpuk, akan segera kami lakukan pengangkutan. Sedangkan untuk solar sudah terpenuhi semua, sebab kami telah bekerja sama dengan pihak SPBU,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/