alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Usai Dilantik Virtual, Kades Brabe Disambut Konvoi

MARON, Radar Bromo – Pelantikan 61 kepala desa (kades) di Kabupaten Probolinggo, digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Namun, masih ada saja warga yang menyambutnya dengan berkonvoi. Seperti terjadi di Desa Brabe, Kecamatan Maron.

Sebelumnya, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo telah meminta kades yang telah dilantik tidak melakukan konvoi. Namun, masih ada saja warga yang tidak mengindahkannya. Sejumlah warga Desa Brabe, menyambut kepala desanya, Sunardi, dengan berkonvoi. Bahkan, Sunardi terlihat dibonceng pengendara motor.

Camat Maron Mudjito membenarkan jika Kepala Desa Brabe Sunardi, konvoi. Ia mengatakan, sejak H-7 sampai H-1 pelantikan, sampai saat dalam kegiatan geladi bersih, empat kades di wilayahnya yang dilantik di pendapa kecamatan telah dikumpulkan. Mereka diingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Alhamdulillah, pagi sampai siang dalam pelaksanaan, lengang, gak ada kerumunan dan disiplin mematuhi prokes,” ujarnya, melalui pesan WhatsApp.

Namun, usai pelantikan, menurut Mudjito, setelah pulang dari pendapa kecamatan, ada kades yang menggelar konvoi. Mungkin, katanya, hal tersebut merupakan kebanggaan sebagai kemenangan warga menyambut kedatangan kepala desa yang baru dilantik.

“Tapi, jauh sebelumnya semua kepala desa yang akan dilantik saat diberi arahan, menjawab siap akan melaksanakan dengan baik. Tapi, kalau itu (konvoi) merupakan inisiatif warga yang belum sempat diingatkan oleh kades. Mungkin warga yang belum sempat diingatkan oleh Pak Kades,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian itu, Mudjito mengaku, Selasa ini (10/8) akan memanggil seluruh kades yang telah dilantik. “Akan kami panggil semua. Akan kami ingatkan kembali jangan sampai terjadi lagi hal-hal yang kiranya melanggar disiplin prokes. Tahap pembinaan, arahnya pada penundaan pencairan DD (dana desa),” jelasnya.

Konvoi Kades Brabe, terekam dalam video amatir. Dalam video berdurasi sekitar 30 detik itu, Sunardi terlihat berbaur bersama warga. Ia diboncengkan oleh salah seorang pengendara motor. Namun, tetap mengenakan masker.

Tetapi, sejumlah warganya telihat tak mengenakan masker. Video itu diunggah ke media sosial facebook, sekitar pukul 15.00. Sunardi sempat melambaikan tangan dari boncengan salah satu pemotor.

Kepala Desa Brabe Sunardi membenarkan, jika banyak warga yang menunggunya usai pelantikan. Namun, tidak pernah mengomandoi arak-arakan tersebut.

“Saya tidak tahu kalau banyak masyarakat yang menunggu. Usai dari pelantikan, ternyata sudah banyak. Saya tidak pernah menyuruh. Bahkan, sebelum pelantikan saya melarang untuk melakukan kerumunan. Saya bilang sama warga. Nanti kalau mau ketemu saya, biar di rumah saja,” ujarnya. (mu/rud)

MARON, Radar Bromo – Pelantikan 61 kepala desa (kades) di Kabupaten Probolinggo, digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Namun, masih ada saja warga yang menyambutnya dengan berkonvoi. Seperti terjadi di Desa Brabe, Kecamatan Maron.

Sebelumnya, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo telah meminta kades yang telah dilantik tidak melakukan konvoi. Namun, masih ada saja warga yang tidak mengindahkannya. Sejumlah warga Desa Brabe, menyambut kepala desanya, Sunardi, dengan berkonvoi. Bahkan, Sunardi terlihat dibonceng pengendara motor.

Camat Maron Mudjito membenarkan jika Kepala Desa Brabe Sunardi, konvoi. Ia mengatakan, sejak H-7 sampai H-1 pelantikan, sampai saat dalam kegiatan geladi bersih, empat kades di wilayahnya yang dilantik di pendapa kecamatan telah dikumpulkan. Mereka diingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Alhamdulillah, pagi sampai siang dalam pelaksanaan, lengang, gak ada kerumunan dan disiplin mematuhi prokes,” ujarnya, melalui pesan WhatsApp.

Namun, usai pelantikan, menurut Mudjito, setelah pulang dari pendapa kecamatan, ada kades yang menggelar konvoi. Mungkin, katanya, hal tersebut merupakan kebanggaan sebagai kemenangan warga menyambut kedatangan kepala desa yang baru dilantik.

“Tapi, jauh sebelumnya semua kepala desa yang akan dilantik saat diberi arahan, menjawab siap akan melaksanakan dengan baik. Tapi, kalau itu (konvoi) merupakan inisiatif warga yang belum sempat diingatkan oleh kades. Mungkin warga yang belum sempat diingatkan oleh Pak Kades,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian itu, Mudjito mengaku, Selasa ini (10/8) akan memanggil seluruh kades yang telah dilantik. “Akan kami panggil semua. Akan kami ingatkan kembali jangan sampai terjadi lagi hal-hal yang kiranya melanggar disiplin prokes. Tahap pembinaan, arahnya pada penundaan pencairan DD (dana desa),” jelasnya.

Konvoi Kades Brabe, terekam dalam video amatir. Dalam video berdurasi sekitar 30 detik itu, Sunardi terlihat berbaur bersama warga. Ia diboncengkan oleh salah seorang pengendara motor. Namun, tetap mengenakan masker.

Tetapi, sejumlah warganya telihat tak mengenakan masker. Video itu diunggah ke media sosial facebook, sekitar pukul 15.00. Sunardi sempat melambaikan tangan dari boncengan salah satu pemotor.

Kepala Desa Brabe Sunardi membenarkan, jika banyak warga yang menunggunya usai pelantikan. Namun, tidak pernah mengomandoi arak-arakan tersebut.

“Saya tidak tahu kalau banyak masyarakat yang menunggu. Usai dari pelantikan, ternyata sudah banyak. Saya tidak pernah menyuruh. Bahkan, sebelum pelantikan saya melarang untuk melakukan kerumunan. Saya bilang sama warga. Nanti kalau mau ketemu saya, biar di rumah saja,” ujarnya. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/