alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Pilkades Tahap 2 Belum Jelas, Harus Siapkan Ratusan Pj Kades

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap dua di Kabupaten Probolinggo, belum dipastikan. Kini, Pemkab Probolinggo harus menyiapkan ratusan penjabat (Pj) kepala desa (kades). Karena, lebih dari 200 kades masa jabatannya akan berakhir.

Kepala Bidang Penataan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo Nur Rachmad mengatakan, jika pilkades digelar tahun depan, akan banyak jabatan kepala desa yang akan dijabat Pj kepala desa.

Terhitung, akan ada 253 desa. Namun, tidak sepenuhnya berganti Pj baru. Sebab, sejumlah desa sebelumnya telah terlebih dulu diduduki Pj.

“Sudah ada yang dijabat Pj sekitar 20 desa. Termasuk Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto. Penunjukan Pj sepenuhnya wewenang bupati melalui pengantar camat. Sebab, hal itu terkait juga dengan ketersediaan PNS,” ujarnya.

Jika pilkades digelar tahun depan, Nur Rachmad memperkirakan, Pj kades akan menduduki kursi kepala desa sementara selama 8 bulan. “Mulai dari 9 September sampai Mei. Namun, ini belum tentu. Perkiraannya sama dengan 61 kades yang telah dilantik. Mei coblosan, pelantikan Agustus, tiga bulan dari coblosan,” jelasnya.

Misalnya pilkades dilaksanakan pada Februari 2022, ada beberapa persiapan yang bisa dimatangkan. Seperti tahapan dan persiapan lainnya. “Minimal sosialisasi dan penguatan pemahaman tentang perda dan perbup pilkades kepada BPD dan panitia pilkades,” ujarnya. (mu/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap dua di Kabupaten Probolinggo, belum dipastikan. Kini, Pemkab Probolinggo harus menyiapkan ratusan penjabat (Pj) kepala desa (kades). Karena, lebih dari 200 kades masa jabatannya akan berakhir.

Kepala Bidang Penataan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo Nur Rachmad mengatakan, jika pilkades digelar tahun depan, akan banyak jabatan kepala desa yang akan dijabat Pj kepala desa.

Terhitung, akan ada 253 desa. Namun, tidak sepenuhnya berganti Pj baru. Sebab, sejumlah desa sebelumnya telah terlebih dulu diduduki Pj.

“Sudah ada yang dijabat Pj sekitar 20 desa. Termasuk Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto. Penunjukan Pj sepenuhnya wewenang bupati melalui pengantar camat. Sebab, hal itu terkait juga dengan ketersediaan PNS,” ujarnya.

Jika pilkades digelar tahun depan, Nur Rachmad memperkirakan, Pj kades akan menduduki kursi kepala desa sementara selama 8 bulan. “Mulai dari 9 September sampai Mei. Namun, ini belum tentu. Perkiraannya sama dengan 61 kades yang telah dilantik. Mei coblosan, pelantikan Agustus, tiga bulan dari coblosan,” jelasnya.

Misalnya pilkades dilaksanakan pada Februari 2022, ada beberapa persiapan yang bisa dimatangkan. Seperti tahapan dan persiapan lainnya. “Minimal sosialisasi dan penguatan pemahaman tentang perda dan perbup pilkades kepada BPD dan panitia pilkades,” ujarnya. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/