alexametrics
29 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Sampah Harian Melonjak saat Libur Lebaran hingga Lipat Tiga

KRAKSAAN, Radar Bromo – Banyak sampah yang dihasilkan selama libur lebaran lalu. Tidak tanggung-tanggung kenaikan volume sampah harian mencapai dua sampai tiga kali lipat. Alhasil selama sepekan belakangan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo lebih rutin melakukan pengangkutan sampah.

Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Probolinggo, Iskandar menjelaskan jika peningkatan sampah terjadi karena kebutuhan rumah tangga selama lebaran memang mengalami peningkatan. Karena itulah volume sampah juga mengalami peningkatan. Sehingga perlu ada penanganan yang cepat agar tidak ada penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

“Sebelumnya sudah kami prediksikan akan ada peningkatan volume sampah saat lebaran. Agar sampah tidak menumpuk, petugas sampah hanya libur pada hari raya (Senin, Red) dan H+1 (Selasa, Red),” katanya.

Berdasarakan laporan pengangkutan sampah terhitung sejak Rabu (4/5) sampai Minggu (8/5), pengangkutan sampah di tempat penampungan sementara (TPS) besar di Kraksaan, Dringu, dan Leces, dalam sehari pengangkutan sampah dilakukan sebanyak tiga kali. Sementara untuk TPS skala kecil, pengangkutan sampah dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari.

“Satu kali angkut berat sampah mencapai 5-6 ton. Khusus untuk TPS besar kami siapkan minilouder untuk mengantisipasi tumpukan sampah. Pengangkutan ke tempat pemrosesan akhir (TPA) bisa dilakukan dengan cepat,” terangnya.

Saat disinggung tentang wilayah yang memproduksi sampah terbanyak, Iskandar mengatakan wilayah tersebut diantaranya adalah Kecamatan Kraksaan, Dringu, dan Leces. Karena itulah dibuat TPS besar agar dapat menampung sampah yang ada. Sementara kecamatan lainnya masih masuk kategori normal. Sehingga cukup satu TPS saja.

“Total ada 71 TPS. Selama lebaran tidak ada penambahan personel. Hanya saja intensitas kerjanya ditambah. Jika sampah sudah menumpuk, petugas bekerja sampai sore,” tandasnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Banyak sampah yang dihasilkan selama libur lebaran lalu. Tidak tanggung-tanggung kenaikan volume sampah harian mencapai dua sampai tiga kali lipat. Alhasil selama sepekan belakangan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo lebih rutin melakukan pengangkutan sampah.

Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Probolinggo, Iskandar menjelaskan jika peningkatan sampah terjadi karena kebutuhan rumah tangga selama lebaran memang mengalami peningkatan. Karena itulah volume sampah juga mengalami peningkatan. Sehingga perlu ada penanganan yang cepat agar tidak ada penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

“Sebelumnya sudah kami prediksikan akan ada peningkatan volume sampah saat lebaran. Agar sampah tidak menumpuk, petugas sampah hanya libur pada hari raya (Senin, Red) dan H+1 (Selasa, Red),” katanya.

Berdasarakan laporan pengangkutan sampah terhitung sejak Rabu (4/5) sampai Minggu (8/5), pengangkutan sampah di tempat penampungan sementara (TPS) besar di Kraksaan, Dringu, dan Leces, dalam sehari pengangkutan sampah dilakukan sebanyak tiga kali. Sementara untuk TPS skala kecil, pengangkutan sampah dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari.

“Satu kali angkut berat sampah mencapai 5-6 ton. Khusus untuk TPS besar kami siapkan minilouder untuk mengantisipasi tumpukan sampah. Pengangkutan ke tempat pemrosesan akhir (TPA) bisa dilakukan dengan cepat,” terangnya.

Saat disinggung tentang wilayah yang memproduksi sampah terbanyak, Iskandar mengatakan wilayah tersebut diantaranya adalah Kecamatan Kraksaan, Dringu, dan Leces. Karena itulah dibuat TPS besar agar dapat menampung sampah yang ada. Sementara kecamatan lainnya masih masuk kategori normal. Sehingga cukup satu TPS saja.

“Total ada 71 TPS. Selama lebaran tidak ada penambahan personel. Hanya saja intensitas kerjanya ditambah. Jika sampah sudah menumpuk, petugas bekerja sampai sore,” tandasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/