alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Wednesday, 16 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tiga Toko di Besuk Agung Terbakar  

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BESUK, Radar Bromo–Kepanikan terjadi di Dusun Krajan, Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, rabu pagi (9/6). Si jago merah melalap 3 toko di kawasan setempat. yang terparah, toko sepatu dan sandal milik Amirus Zurul, warga setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi pada pukul 05.30. Sebelumnya, pukul 03.00, seorang warga yang rumahnya berada di sebelah barat toko sepatu dan sandal sempat melihat kepulan asap.

Tetapi asap tersebut terlihat samar. Akhirnya, warga kembali masuk ke dalam rumah untuk melaksanakan salat subuh. Sekitar pukul 05.30, warga itu kembali melihat kepulan asap semakin pekat.

Akhirnya, warga itu memberanikan diri untuk mengecek sumber asap tersebut. Barulah diketahui jika toko sepatu-sandal telah terbakar.

“Asap sebelumnya sudah diketahui oleh salah satu warga, dikira tidak ada apa, jadi kembali kerumahnya. Dan paginya baru menyadari terjadi kebakaran,” kata Sekretaris Desa Besuk Agung Arie Susetyo.

Arie menjelaskan, titik api mulanya berasal dari toko sepatu-sandal milik Amirus Zurul. Barang dagangan yang mudah terbakar membuat api semakin besar.

Akhirnya merembet pada toko sembako milik Ahmad Suhawi yang berada disisi sebelah utara. Dan toko Asesoris HP milik Muzammil yang berada di selatan.

“Sebenarnya ada tiga toko yang terbakar. Namun yang paling parah adalah toko sepatu-sandal. Saat itu stok barang dagangan cukup banyak karena pemilik habis kulakan. Sementara itu toko lainnya terbakar namun tidak parah,” tuturnya.

Melihat kebakaran tersebut warga setempat kemudian bahu-membahu memadamkan api secara manual. Kemudian perangkat desa yang mengetahui kejadian tersebut menelpon pemadam kebakaran. Agar api yang tengah berkobar dapat segera dipadamkan.

“Sambil menunggu pemadam kebakaran datang, warga gotong royong memadamkan api. Ada yang mengambil air di sungai, ada juga yang ngambil di sekolah karena memang dekat lokasinya dengan SDN Besuk Agung,” ucapnya.

Kasi Pemadaman dan Penyelamatan pada Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo mengatakan jika pihaknya mendapatkan informasi kebakaran 15 menit pasca kejadian. Sebanyak 6 personel dan sebuah mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Hingga pada pukul 06.00 sampai dilokasi kejadian. (ar/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 1

BESUK, Radar Bromo–Kepanikan terjadi di Dusun Krajan, Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, rabu pagi (9/6). Si jago merah melalap 3 toko di kawasan setempat. yang terparah, toko sepatu dan sandal milik Amirus Zurul, warga setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi pada pukul 05.30. Sebelumnya, pukul 03.00, seorang warga yang rumahnya berada di sebelah barat toko sepatu dan sandal sempat melihat kepulan asap.

Tetapi asap tersebut terlihat samar. Akhirnya, warga kembali masuk ke dalam rumah untuk melaksanakan salat subuh. Sekitar pukul 05.30, warga itu kembali melihat kepulan asap semakin pekat.

Mobile_AP_Half Page

Akhirnya, warga itu memberanikan diri untuk mengecek sumber asap tersebut. Barulah diketahui jika toko sepatu-sandal telah terbakar.

“Asap sebelumnya sudah diketahui oleh salah satu warga, dikira tidak ada apa, jadi kembali kerumahnya. Dan paginya baru menyadari terjadi kebakaran,” kata Sekretaris Desa Besuk Agung Arie Susetyo.

Arie menjelaskan, titik api mulanya berasal dari toko sepatu-sandal milik Amirus Zurul. Barang dagangan yang mudah terbakar membuat api semakin besar.

Akhirnya merembet pada toko sembako milik Ahmad Suhawi yang berada disisi sebelah utara. Dan toko Asesoris HP milik Muzammil yang berada di selatan.

“Sebenarnya ada tiga toko yang terbakar. Namun yang paling parah adalah toko sepatu-sandal. Saat itu stok barang dagangan cukup banyak karena pemilik habis kulakan. Sementara itu toko lainnya terbakar namun tidak parah,” tuturnya.

Melihat kebakaran tersebut warga setempat kemudian bahu-membahu memadamkan api secara manual. Kemudian perangkat desa yang mengetahui kejadian tersebut menelpon pemadam kebakaran. Agar api yang tengah berkobar dapat segera dipadamkan.

“Sambil menunggu pemadam kebakaran datang, warga gotong royong memadamkan api. Ada yang mengambil air di sungai, ada juga yang ngambil di sekolah karena memang dekat lokasinya dengan SDN Besuk Agung,” ucapnya.

Kasi Pemadaman dan Penyelamatan pada Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo mengatakan jika pihaknya mendapatkan informasi kebakaran 15 menit pasca kejadian. Sebanyak 6 personel dan sebuah mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Hingga pada pukul 06.00 sampai dilokasi kejadian. (ar/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2