alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Gerak Cepat, Mufti Anam Bantu Solehuddin Modal untuk Usaha

PAITON, Radar Bromo-Anggota DPR RI Mufti Anam bergerak cepat merespons cepat kabar tentang kisah Solehuddin dan Nenek Zainab. Warga Dusun Krajan, Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo yang disebutkan tinggal di rumah tidak layak huni bersama enam anggota keluarga. Salah seorang anak mengalami gizi buruk.

Mufti Anam langsung merespons dengan mengirimkan tim untuk mendampingi dan memberi bantuan. Selain turut bergotong royong untuk perbaikan rumah, Mufti juga memberikan bantuan modal usaha.

“Memang kemarin begitu dikabari teman-teman, saya langsung minta tim kami untuk mendatangi. Termasuk hari ini kami menyerahkan bantuan modal usaha agar Mas Solehuddin dan Nenek Zainab bisa kembali bangkit, menata hidup, dan Insya Allah kita doakan bersama beliau bisa terus mendapat rezeki yang berkah,” ujar Mufti Anam saat dihubungi, Rabu (9/6).

Nestapa Sekeluarga Tinggal di Gubuk, Anak Alami Gizi Buruk

Mufti mengatakan, bantuan modal usaha diberikan agar warga bisa terus berdaya. “Saya yakin beliau bisa kembali berdaya, merintis usaha dengan baik dan bisa mandiri serta sejahtera,” tuturnya.

Adapun bantuan modal usaha yang diberikan berupa berbagai peralatan untuk memulai usaha warung. Mulai dari etalase, kompor, tabung gas, peralatan memasak, hingga modal awal berupa barang-barang yang bisa diolah untuk berjualan makanan, seperti tepung, minyak goreng, mi instan, gula, hingga berbagai jenis minuman.

“Saya juga mengajak warga mari bergotong royong, jika warung beliau sudah buka, kita beli dagangannya, kita larisi, hitung-hitung membantu tetangga,” papar Mufti.

Diberitakan sebelumnya, warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Rumah itu dihuni enam orang, mulai dari Solehuddin dan istri serta anaknya, lalu Nenek Zainab (mertua Solehudin) dan dua saudara lainnya. Anak Solehuddin bernama Muhammad Ashabulkahfi yang mengalami gizi buruk.

“Kita doakan juga Mas Ashabulkahfi bisa terus membaik, tumbuh menjadi anak yang sehat dan kelak bisa menjadi manusia yang menebar banyak manfaat kepada sesama,” tutur Mufti. (*)

PAITON, Radar Bromo-Anggota DPR RI Mufti Anam bergerak cepat merespons cepat kabar tentang kisah Solehuddin dan Nenek Zainab. Warga Dusun Krajan, Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo yang disebutkan tinggal di rumah tidak layak huni bersama enam anggota keluarga. Salah seorang anak mengalami gizi buruk.

Mufti Anam langsung merespons dengan mengirimkan tim untuk mendampingi dan memberi bantuan. Selain turut bergotong royong untuk perbaikan rumah, Mufti juga memberikan bantuan modal usaha.

“Memang kemarin begitu dikabari teman-teman, saya langsung minta tim kami untuk mendatangi. Termasuk hari ini kami menyerahkan bantuan modal usaha agar Mas Solehuddin dan Nenek Zainab bisa kembali bangkit, menata hidup, dan Insya Allah kita doakan bersama beliau bisa terus mendapat rezeki yang berkah,” ujar Mufti Anam saat dihubungi, Rabu (9/6).

Nestapa Sekeluarga Tinggal di Gubuk, Anak Alami Gizi Buruk

Mufti mengatakan, bantuan modal usaha diberikan agar warga bisa terus berdaya. “Saya yakin beliau bisa kembali berdaya, merintis usaha dengan baik dan bisa mandiri serta sejahtera,” tuturnya.

Adapun bantuan modal usaha yang diberikan berupa berbagai peralatan untuk memulai usaha warung. Mulai dari etalase, kompor, tabung gas, peralatan memasak, hingga modal awal berupa barang-barang yang bisa diolah untuk berjualan makanan, seperti tepung, minyak goreng, mi instan, gula, hingga berbagai jenis minuman.

“Saya juga mengajak warga mari bergotong royong, jika warung beliau sudah buka, kita beli dagangannya, kita larisi, hitung-hitung membantu tetangga,” papar Mufti.

Diberitakan sebelumnya, warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Rumah itu dihuni enam orang, mulai dari Solehuddin dan istri serta anaknya, lalu Nenek Zainab (mertua Solehudin) dan dua saudara lainnya. Anak Solehuddin bernama Muhammad Ashabulkahfi yang mengalami gizi buruk.

“Kita doakan juga Mas Ashabulkahfi bisa terus membaik, tumbuh menjadi anak yang sehat dan kelak bisa menjadi manusia yang menebar banyak manfaat kepada sesama,” tutur Mufti. (*)

MOST READ

BERITA TERBARU

/