alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Kaji Pembukaan Pasar Hewan di Kab Probolinggo, Tetap Butuh Persetujuan Bupati

BESUK, Radar Bromo – Ditutupnya seluruh pasar hewan di Kabupaten Probolinggo, membuat sejumlah pedagang hewan mengeluh. Sebab, mereka kesulitan untuk mendapatkan pemasukan demi membuat periuknya tetap terisi. Kini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo masih mengkaji kemungkinan dibukanya kembali pasar ternak.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan, pihaknya sedang mengkaji mengenai pembukaan kembali pasar hewan. Hasilnya akan diusulkan kepada bupati.

Menurutnya, sudah ada usulan dari beberapa paguyuban pedagang perihal pembukaan kembali pasar hewan. Salah satunya dari pedagang di Pasar Banyuanyar. Usulan itu disertai dengan surat pernyataan, bahwa bila pedagang tidak mematuhi protokol kesehatan, pasar siap ditutup kembali.

“Saat ini masih satu pasar saja yang mengusulkan pembukaan pasar hewan. Nanti kami akan kaji kembali perihal usulan itu dan juga akan kami usulkan kepada Bupati. Intinya, pasar itu bisa dibuka apabila para pelaku pasarnya siap dan menjamin akan melaksanakan protokol kesehatan. Salah satunya dengan adanya surat pernyataan itu,” jelasnya.

Sejauh ini, seluruh pasar hewan di Kabupaten Probolinggo ditutup sementara demi mencegah penyebaran Covid-19. Penutupan tujuh pasar ini dilakukan sejak April. Di antaranya, Pasar Banyuanyar; Maron; Leces; Muneng, Kecamatan Sumberasih; Tambakrejo, Kecamatan Tongas; di Bucor, Kecamatan Pakuniran; dan di Kecamatan Besuk.

Adanya penutupan pasar ini dikeluhkan para pedagang. Sebab, sudah sekitar dua bulan pasaran sapi tutup total. Karenanya, barang dagangan mereka tidak dapat keluar dan menyebabkan roda bisnisnya macet.

“Biasanya pada bulan ini sudah berganti barang jualan. Namun, karena pasarannya ditutup, hewan ternak saya tidak kunjung keluar,” ujar salah satu pedang asal Kecamatan Besuk, Abdullah. (mg1/rud/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pengedar Sabu asal Nguling Dibekuk di Lumbang Probolinggo

Johan, 32, warga Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, diciduk Satreskoba Polres Probolinggo.

Berangkat Kerja, Warga Sumberdawesari Grati Tewas Tertabrak Truk

Korban diduga hendak mendahului kendaraan yang di depannya dari sisi kanan, bersamaan itu, ada truk kontainer yang melaju dari arah berlawanan.

CBR Tabrak Pejalan Kaki di Pandaan, Dua Korban Terluka

Dalam kejadian laka lantas ini, posisi pengendara motornya berada di pihak yang kurang menguntungkan.

Ada Gangguan di Ruang Penggilingan Batu Bara, PJB Unit 9 Terbakar

Pemulihan peralatan-peralatan yang rusak yang akan membutuhkan waktu perbaikan selama 3-5 hari.

Angkut 4.840 Liter Solar, Kapal Terbakar di Gili Ketapang  

Saat pemindahan solar menggunakan mesin pompa, diduga mengalami kebocoran selang.