alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Atasi Kerusakan di Puncak, PDAM Pinjam Trafo PLN

TIRIS, Radar Bromo – Meledaknya trafo milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo, di Mata Air Tancak, Kecamatan Tiris, terus diatasi. Kini, PDAM meminjam trafo milik PLN Cabang Kraksaan, sebagai pengganti sementara trafo milik PDAM.

Sambil menunggu perbaikan, PDAM juga mendistribusikan air bersih kepada pelanggannya di wilayah terdampak. Sabtu (8/5), trafo milik PLN langsung dibawa ke Kecamatan Tiris. Selama trafo belum diganti, hanya satu mesin pompa yang dapat difungsikan. Karenanya, aliran air PDAM harus bergantian untuk mencangkupi wilayah terdampak.

Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo mengaku, langsung menangani trafo yang meledak. Salah satunya mengalihkan fungsi trafo yang terbakar ke trafo normal di ground Tancak. Kemarin, pihaknya meminjam trafo milik PLN Kraksan, supaya empat mesin pompa di mata Tancak, Tiris, dapat dioperasikan kembali.

“Kami tengah berupaya agar gangguan aliran air PDAM, akibat trafo meledak ini segera teratasi. Jumat malam (7/5), kami langsung berkoordinasi dengan PLN Kraksaan, untuk meminjam trafo. Alhamdulillah, hari ini (kemarin, Red) trafo langsung dibawa ke Tancak Tiris dan langsung diproses pergantian,” ujarnya.

Trafo milik PDAM Meledak, Aliran Ribuan Pelanggan Terganggu

Gandhi menjelaskan, sebagai bentuk tanggung jawab adanya gangguan pelayanan air PDAM, pihaknya mendistribusikan air bersih ke wilayah-wilayah pelanggan PDAM terdampak. Karena, pelayanan aliran air PDAM untuk sementara masih harus gantian. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, pihaknya mengirim air bersih menggunakan truk tangki.

“Sejak awal ada gangguan, kami langsung kirim air bersih dengan truk tangki ke wilayah terdampak. Tidak mikirkan untung rugi, tapi terpenting kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi dulu,” terangnya.

Diketahui, Kamis siang (6/5), trafo milik PDAM di mata air Tancak, Kecamatan Tiris, meledak. Kondisi itu, membuat aliran air PDAM kepada ribuan pelanggannya di sejumlah kecamatan di Kabupaten Probolinggo, terganggu. Mereka tersebar di Unit Tiris, Pedagangan, Condong, Maron, dan Banyuanyar. Beruntung, bisa masih mengalihkan fungsikan trafo yang terbakar ke trafo normal di ground Tancak, sehingga satu mesin pompa dapat dioperasikan dengan sistem bergantian. (mas/rud)

TIRIS, Radar Bromo – Meledaknya trafo milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo, di Mata Air Tancak, Kecamatan Tiris, terus diatasi. Kini, PDAM meminjam trafo milik PLN Cabang Kraksaan, sebagai pengganti sementara trafo milik PDAM.

Sambil menunggu perbaikan, PDAM juga mendistribusikan air bersih kepada pelanggannya di wilayah terdampak. Sabtu (8/5), trafo milik PLN langsung dibawa ke Kecamatan Tiris. Selama trafo belum diganti, hanya satu mesin pompa yang dapat difungsikan. Karenanya, aliran air PDAM harus bergantian untuk mencangkupi wilayah terdampak.

Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo mengaku, langsung menangani trafo yang meledak. Salah satunya mengalihkan fungsi trafo yang terbakar ke trafo normal di ground Tancak. Kemarin, pihaknya meminjam trafo milik PLN Kraksan, supaya empat mesin pompa di mata Tancak, Tiris, dapat dioperasikan kembali.

“Kami tengah berupaya agar gangguan aliran air PDAM, akibat trafo meledak ini segera teratasi. Jumat malam (7/5), kami langsung berkoordinasi dengan PLN Kraksaan, untuk meminjam trafo. Alhamdulillah, hari ini (kemarin, Red) trafo langsung dibawa ke Tancak Tiris dan langsung diproses pergantian,” ujarnya.

Trafo milik PDAM Meledak, Aliran Ribuan Pelanggan Terganggu

Gandhi menjelaskan, sebagai bentuk tanggung jawab adanya gangguan pelayanan air PDAM, pihaknya mendistribusikan air bersih ke wilayah-wilayah pelanggan PDAM terdampak. Karena, pelayanan aliran air PDAM untuk sementara masih harus gantian. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, pihaknya mengirim air bersih menggunakan truk tangki.

“Sejak awal ada gangguan, kami langsung kirim air bersih dengan truk tangki ke wilayah terdampak. Tidak mikirkan untung rugi, tapi terpenting kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi dulu,” terangnya.

Diketahui, Kamis siang (6/5), trafo milik PDAM di mata air Tancak, Kecamatan Tiris, meledak. Kondisi itu, membuat aliran air PDAM kepada ribuan pelanggannya di sejumlah kecamatan di Kabupaten Probolinggo, terganggu. Mereka tersebar di Unit Tiris, Pedagangan, Condong, Maron, dan Banyuanyar. Beruntung, bisa masih mengalihkan fungsikan trafo yang terbakar ke trafo normal di ground Tancak, sehingga satu mesin pompa dapat dioperasikan dengan sistem bergantian. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/