Triwulan Kedua Mulai Tahapan Pilkades Serentak di Kab Probolinggo

KRAKSAAN, Radar Bromo – Ada 61 desa di Kabupaten Probolinggo yang akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun ini. Namun, sampai kemarin Dinas Pemeberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo belum memastikan jadwalnya. Alasannya, masih menunggu keputusan Bupati.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengatakan, pilkades serentak dipastikan digelar tahun ini. Namun, jadwal pelaksanaannya belum ditetapkan. “Karena pelaksanannya masih menunggu keputusan dari Ibu Bupati selaku kepala daerah,” katanya, kemarin.

Edy mengatakan, sesuai rencana, ada 61 desa yang akan ikut dalam pesta demokrasi desa itu. Baik desa yang masa jabatan kepala desanya berakhir ataupun meninggal dunia. “Nanti triwulan kedua mungkin sudah bisa dimulai tahapannya. Termasuk sosialisasi terhadap tahapan pilkades,” ujarnya.

Perihal anggaran yang akan digunakan, Edi mengaku belum bisa menyebutkan angka secara detail. Sebab, anggaran untuk pilkades tahun ini cukup banyak. Jika dihitung dengan jumlah tenaga keamanan, anggarannya lebih dari Rp 1 miliar. “Saya tidak bisa menyebutkan detail. Tetapi, angkanya sekitaran itu (Rp 1 miliar) sudah,” ujarnya.

Edi menambahkan, selain fokus untuk menyelenggaran pilkades, pihaknya juga masih disibukan dengan evaluasi Peraturan Bupati Nomor 28/2019 tentang Pedoman Pemilihan, Pencalonan, Pelantikan, dan Pemberhentikan Kepala Desa. Sebab, sebelumnya, Perbup itu banyak dipermasalahkan. “Makanya kami ini masih selalu mempersiapkan dengan betul agar berjalan lancar,” ujarnya. (mas/rud)