alexametrics
25.5 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

4 Positif Covid saat Tes di Pasar Semampir Tunggu Hasil Swab PCR

KRAKSAAN, Radar Bromo Rapid test antigen yang dilakukan selama tiga hari, Selasa-Kamis (5-7/1) di Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, itu sedikitnya mendapati 4 orang positif Covid. Kini, mereka diminta melakukan isolasi mandiri sembari menunggu hasil swab test Polimyrase Chain Reaction (PCR)-nya turun.

Kepala Puskesmas Kraksaan Nur Yakub mengatakan, setelah melakukan rapid antigen, orang yang dinyatakan positif langsung dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk menjalani swab PCR.

“Selama tiga hari, ada 273 warga yang ikut tes. Hasilnya, 4 orang di antaranya positif. Saat ini mereka sedang menjalani isoman (isolasi mandiri) karena selesai tes dan positif kami langsung bawa untuk tes swab PCR,” jelasnya.

Ia mengatakan, dari hasil tes antigen pertama, hasil dari tes swab PCR butuh waktu tiga hari. Namun, bisa juga lebih dari itu. “Untuk yang hari pertama tes antigen kalau melihat waktunya, seharusnya sudah turun hasil swab PCR-nya. Namun, pemantauannya sudah kami serahkan ke pihak kecamatan,” ujarnya.

Nur Yakub mengatakan, meski rapid antigen dilakukan di wilayah Kraksaan, warga yang positif itu ternyata dari warga luar Kraksaan. Di antaranya warga Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar dan warga Kacamatan Maron.

“Kenapa tes ini dilakukan di pasar, karena banyak orang yang datang ke sini. Sehingga, pencegahan secara dini sangat tepat dilakukan di sini (pasar). Kami berharap dengan upaya ini pencegahan persebaran Covid-19 ini dapat dilakukan degan maksimal,” ujarnya. (mu/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo Rapid test antigen yang dilakukan selama tiga hari, Selasa-Kamis (5-7/1) di Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, itu sedikitnya mendapati 4 orang positif Covid. Kini, mereka diminta melakukan isolasi mandiri sembari menunggu hasil swab test Polimyrase Chain Reaction (PCR)-nya turun.

Kepala Puskesmas Kraksaan Nur Yakub mengatakan, setelah melakukan rapid antigen, orang yang dinyatakan positif langsung dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk menjalani swab PCR.

“Selama tiga hari, ada 273 warga yang ikut tes. Hasilnya, 4 orang di antaranya positif. Saat ini mereka sedang menjalani isoman (isolasi mandiri) karena selesai tes dan positif kami langsung bawa untuk tes swab PCR,” jelasnya.

Ia mengatakan, dari hasil tes antigen pertama, hasil dari tes swab PCR butuh waktu tiga hari. Namun, bisa juga lebih dari itu. “Untuk yang hari pertama tes antigen kalau melihat waktunya, seharusnya sudah turun hasil swab PCR-nya. Namun, pemantauannya sudah kami serahkan ke pihak kecamatan,” ujarnya.

Nur Yakub mengatakan, meski rapid antigen dilakukan di wilayah Kraksaan, warga yang positif itu ternyata dari warga luar Kraksaan. Di antaranya warga Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar dan warga Kacamatan Maron.

“Kenapa tes ini dilakukan di pasar, karena banyak orang yang datang ke sini. Sehingga, pencegahan secara dini sangat tepat dilakukan di sini (pasar). Kami berharap dengan upaya ini pencegahan persebaran Covid-19 ini dapat dilakukan degan maksimal,” ujarnya. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/