MUI Berharap Razia Pekat Lebih Intens, Termasuk Menyasar Pelajar Membolos

HARUS RUTIN: Sejumlah PSK yang pernah terjaring razia Satpol PP. MUI Kabupaten Proboliggo berharap, razia seperti ini harus rutin dan intensif digelar agar penyakit masyarakat berkurang. (Foto: Dok. Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN, Radar Bromo – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo berharap razia penyakit masyarakat (pekat) lebih sering dilakukan. Pasalnya, dengan adanya razia tersebut berdampak kepada pengurangan penyakit masyarakat yang meresahkan.

Hal itu diungkap Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo Yasin. Pihaknya selalu mendukung upaya pengurangan atau razia penyakit masyarakat. Menurutnya, razia tersebut sangat diperlukan guna memberantas penyakit masyarakat yang sering meresahkan.

Selain razia terhadap para PSK dan juga minuman keras, pihaknya berharap ada pula razia yang digelar untuk menjaring pelajar bolos sekolah. Hal itu dilakukan bertujuan guna meminimalisasi kenakalan remaja.

“Termasuk anak-anak sekolah yang keliaran di jam pelajaran perlu juga ditertibkan. Ini sebagian implementasi dari hasil rekomendasi saat Rakerda MUI 2019 lalu,” katanya.

Yasin menjelaskan, razia dilakukan secara berkala bertujuan untuk membantu mewujudkan visi dan misi Bupati-Wakil Bupati setempat. Yaitu, mewujudkan masyarakat yang berakhlakul karimah.

Sementara itu, Kasi Ops Dal Sat Pol PP Kabupaten Probolinggo Mashudi menanggapi hal itu, pihaknya sudah melakukan razia secara rutin. Selama ini Pol PP sudah aktif dalam melaksanakan penertiban penyakit masyarakat. “Cuma terkadang setelah ditutup, anak buahnya pindah ke tempat lain,” katanya. (sid/fun)