alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Waduh, Banyak Pedagang-Pengunjung Tak Kenakan Masker Saat di Pasar

DRINGU, Radar Bromo – Tingkat kepatuhan pedagang ataupun pengunjung pasar Dringu, layak disoroti. Sejauh ini, masih banyak ditemukan pedagang ataupun pengunjung yang tidak mengenakan masker. Bahkan, sebagian masker yang dikenakan hanya melekat di leher, tidak dipasang menutupi mulut-hidung mereka.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejatinya imbauan kawasan wajib memakai masker sudah terpampang di depan pasar Dringu. Begitu juga, di atas pintu masuk sisi timur dan barat pasar, terpasang tulisan bagi yang tidak mengenakan masker, dilarang masuk. Namun rupanya, imbauan itu hanya dianggap angin lalu.

Terlihat pedagang dan pembeli di pasar Dringu itu sama-sama tidak mengenakan masker. Masker yang dimiliki hanya terikat di lehernya. ”Pakai masker mas. Oya maaf saya lupa tidak dipasang,” kata salah satu pedagang toko saat ditanya maskernya kenapa tidak dipakai.

Ada pula pengunjung tidak mengenakan masker yang duduk ngobrol dengan pedagang. Anehnya, saat ditanya kenapa tidak memakai masker? Perempuan berhijab itu mengaku mengenakan masker. Hanya saja, maskernya ada di jok motornya. ”Saya pakai masker. Cuma maskernya ada di jok (motor). Urusannya apa, tanya tidak pakai masker,” ujar perempuan dengan nada kesal.

Didik, salah satu pengunjung pasar Dringu yang mengenakan masker mengaku heran, karena masih banyak pedagang atau pengunjung yang tidak pakai masker. Padahal, tidak sulit mengenakan masker. ”Apa sulitnya pakai masker sih. Wong tidak berat juga kalau dipakai,” ujar saat ditemui di luar pasar.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi saat dikonfirmasi mengatakan, tiap harinya sudah di-skrining check point bagi pedagang dan pengunjung yang masuk. Jika memang ada pedagang yang tidak patuhi protokol kesehatan, akan diberikan sanksi.

”Pengawasannya, petugas pasar tiap hari check point di pintu masuk. Semua yang masuk diwajibkan pakai masker. Nanti akan kami evaluasi,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. (mas/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.