Tangani Pandemi Korona, Pemkab Probolinggo Tambah Anggaran Rp 90 M

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pemkab Probolinggo melakukan refocusing kegiatan dan pergeseran anggaran untuk penanganan pandemi virus korona selama 6 bulan ke depan. Dana Rp 32 miliar yang telah disiapkan ditambah. Tidak tanggung-tanggung, tambahan anggaran mencapai Rp 90 miliar. Dengan begitu, total anggaran untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp 122 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Dewi Korina menjelaskan, penanganan Covid-19 belum dapat diprediksi berakhir kapan. Karena itu, Pemkab menyiapkan tambahan anggaran untuk 6 bulan ke depan.

”Rencana kami menambah anggaran hingga Rp 90 miliar. Jadi, total anggaran untuk penanganan Covid-19 itu mencapai Rp 122 miliar. Anggaran sebesar itu diperkirakan cukup untuk penanganan Covid-19 selama 6 bulan ke depan,” terangnya.

Alokasi atau pendistribusian anggaran penanganan Covid-19 tersebut dilakukan pada tiga aspek. Yaitu, kesehatan, ekonomi, dan bantuan sosial. ”Nanti anggaran itu diperuntukkan sesuai kebutuhan penanganan Covid-19,” ujarnya.

Sebelum menambah anggaran Rp 90 miliar, Pemkab Probolinggo telah menambah anggaran penanganan Covid-19 bulan lalu. Besarnya Rp 32 miliar. Terbesar dialokasikan untuk RSUD Tongas yang ditunjuk sebagai rumah sakit khusus menangani pasien Covid-19. Yaitu, mencapai sekitar Rp 19 miliar. Sisanya, anggaran itu disebarkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Waluyo Jati Kraksaan, dan OPD lainnya.

Diterangkan Dewi, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari memang bersikap cepat dalam menangani pandemi Covid-19. Selain itu, ada instruksi dari Presiden RI hingga kementerian tentang kesiapan pemerintah daerah.

”Upaya sejak awal telah dilakukan. Telah dialokasikan anggaran awal melalui pergeseran anggaran sekitar Rp 32 miliar untuk penanganan Covid-19. Bahkan, hampir semuanya rencana kegiatan penanganan Covid-19 itu sudah terlaksana. Dan sekarang ditambah lagi Rp 90 miliar,” katanya. (mas/hn)