Jumlah PDP di Kab Probolinggo Tambah 2, dari Kotaanyar dan Pajarakan

KRAKSAAN, Radar Bromo– Jumlah warga yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau suspect Covid-19 di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah. Dua lelaki dinyatakan suspect setelah sakit dengan gejala sesak napas dan batuk.

Dengan demikian, saat ini total ada 10 warga suspect korona di Kabupaten Probolinggo. Kondisinya yaitu, dua orang dalam perawatan, empat orang sembuh, dan empat orang meninggal dunia.

Dua lelaki suspect korona ini masing-masing berasal dari Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar. Dan dari Sukokerto, Kecamatan Pajarakan.

Dokter Anang Budy Yoelijanto, jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo menyebut, dua pasien suspect itu saat ini masih dalam perawatan. “Untuk ODP tambahan, mereka berasal dari dua kecamatan. Saat ini masih dalam perawatan,” katanya

Dilanjutkan Anang, suspect warga Sukokerto sebelumnya dalam perjalanan ke Purwokerto. Tetapi, sesampainya di Purwokerto yang bersangkutan ditolak. Sehingga, dia pulang kembali ke Probolinggo. “Kronologinya ia perjalanan ke Purwokerto. Tapi, dia ditolak dan di sini dia tidak punya saudara,” katanya.

Sesampainya di Kabupaten Probolinggo, yang bersangkutan mengalami sesak napas. Sehingga, dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. “Pasien ini laki-laki sekitar umur 50-an,” katanya.

Sedangkan suspect warga Sidorejo, merupakan seorang pekerja proyek di Batang, Jawa Tengah. Ia cuti kerja dan sesampainya di Probolinggo mengalami sakit sesak napas dan batuk. “Ini juga laki-laki. Dia masuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan kemarin (Senin) sore,” terangnya. (sid/hn)