alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Desa Wedoro Krejengan; Jaga Ketahanan Pangan, Lanjutkan Proyek Irigasi

Lahan pertanian di Desa Widoro, Kecamatan Krejengan, cukup luas. Mencapai sekitar 60 hektare. Karenanya, mayoritas warga menggantungkan perekonomiannya terhadap sektor pertanian. Pemerintah Desa Widoro terus berusaha memaksimalkannya. Salah satunya dengan membangun sejumlah fasilitas pendukung.

 

PEMERINTAH Desa Widoro, Kecamatan Krejengan, terus berusaha meningkatkan produktivitas bidang pertanian. Salah satunya dengan membangun irigasi. Proyek ini juga untuk mendukung program ketahanan pangan Pemerintah Pusat.

Irigasi yang akan dibangun berada di RT 3/RW 2. Panjangnya sekitar 180 meter. Pembangunannya akan dilaksanakan pada tahap pertama pencairan dana desa tahun ini. Bangunan ini akan nyambung dengan irigasi yang telah digarap pada tahun sebelumnya.

Pj Kepala Desa Widoro Ahmad Kusairi melalui Bendahara Desa Zainullah mengatakan, pembangunan irigasi akan menggunakan anggaran dari program ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa. “Besarnya Rp 160.600.000. Untuk ketahanan pangan 20 persen dari dana desa yang diterima setiap desa. Itu sesuai Perpres Nomor 104/2021,” katanya.

Desa Widoro memiliki luas areal persawahan sekitar 60 hektare. Separonya atau 30 hektare di antaranya berada di sekitar lokasi yang tahun ini irigasi akan dibangun. “Sudah lebih dari 20 tahun irigasi di daerah itu tidak dibangun. Nanti akan nyambung dengan pembangunan tahun sebelumnya,” katanya.

Beragam jenis tanaman dapat tumbuh subur di Desa Widoro. Seperti padi, jagung, tembakau, dan cabai. Hasil panennya juga terbilang bagus. Pemerintah Desa Widoro pun terus berusaha meningkat produktivitasnya.

“Kami berharap dengan adanya pembangunan irigasi yang kami lakukan tiap tahun bisa meningkatkan hasil panen petani. Karena itu, dukungan kebutuhan pasokan air terus kami lakukan. Yakni, dengan cara membangun irigasi,” katanya. (uno/rud)

 

 

Lahan pertanian di Desa Widoro, Kecamatan Krejengan, cukup luas. Mencapai sekitar 60 hektare. Karenanya, mayoritas warga menggantungkan perekonomiannya terhadap sektor pertanian. Pemerintah Desa Widoro terus berusaha memaksimalkannya. Salah satunya dengan membangun sejumlah fasilitas pendukung.

 

PEMERINTAH Desa Widoro, Kecamatan Krejengan, terus berusaha meningkatkan produktivitas bidang pertanian. Salah satunya dengan membangun irigasi. Proyek ini juga untuk mendukung program ketahanan pangan Pemerintah Pusat.

Irigasi yang akan dibangun berada di RT 3/RW 2. Panjangnya sekitar 180 meter. Pembangunannya akan dilaksanakan pada tahap pertama pencairan dana desa tahun ini. Bangunan ini akan nyambung dengan irigasi yang telah digarap pada tahun sebelumnya.

Pj Kepala Desa Widoro Ahmad Kusairi melalui Bendahara Desa Zainullah mengatakan, pembangunan irigasi akan menggunakan anggaran dari program ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa. “Besarnya Rp 160.600.000. Untuk ketahanan pangan 20 persen dari dana desa yang diterima setiap desa. Itu sesuai Perpres Nomor 104/2021,” katanya.

Desa Widoro memiliki luas areal persawahan sekitar 60 hektare. Separonya atau 30 hektare di antaranya berada di sekitar lokasi yang tahun ini irigasi akan dibangun. “Sudah lebih dari 20 tahun irigasi di daerah itu tidak dibangun. Nanti akan nyambung dengan pembangunan tahun sebelumnya,” katanya.

Beragam jenis tanaman dapat tumbuh subur di Desa Widoro. Seperti padi, jagung, tembakau, dan cabai. Hasil panennya juga terbilang bagus. Pemerintah Desa Widoro pun terus berusaha meningkat produktivitasnya.

“Kami berharap dengan adanya pembangunan irigasi yang kami lakukan tiap tahun bisa meningkatkan hasil panen petani. Karena itu, dukungan kebutuhan pasokan air terus kami lakukan. Yakni, dengan cara membangun irigasi,” katanya. (uno/rud)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/