Penyaluran Beras BPNT Masih Perlu Libatkan Pihak Swasta

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Kebijakan Kementerian Sosial terkait dengan kebutuhan beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bersinergi dengan Bulog sebagai penyedia beras, tak serta-merta bisa langsung dilaksanakan di lapangan. Hanya beberapa daerah saja yang melaksanakan kebijakan tersebut.

Hal ini dibenarkan Koordinator BPNT Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Mustahiqul Hilmi. Dia mengatakan, bahwa kebutuhan beras untuk BPNT sejak bulan September menggunakan beras dari Bulog.

“Memang benar, namun itu bukan kewajiban. Hanya bersifat anjuran saja karena tidak ada sanksi, mengingat kondisi beras yang ada di gudang Bulog sangat melimpah,” ujarnya.

Namun, demikian di lapangan masih ditemukan penyaluran beras yang masih menggunakan beras dari swasta. Penggunaan beras ini memiliki banyak alasan yang beragam. Seperti kualitas beras yang lebih bagus daripada beras yang disediakan oleh Bulog.

Di sisi lain, Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo Krisna Murtiyanto mengatakan, beras yang disalurkan oleh Bulog memiliki kualitas yang cukup baik. Karena penyimpanannya yang terjamin dan terjaga.

“Beras yang disalurkan kualitasnnya bagus, kami lakukan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku. Kami berusaha memberikan yang terbaik berkaitan dengan pelayanan, penyediaan beras yang baik, serta distribusinya,” ujarnya. (ar/fun)