alexametrics
25.5 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Apdesi Bakal Datangi Pemkab Lagi untuk Tanya Perbup

KRAKSAAN, Radar Bromo – Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Probolinggo masih belum menemukan kejelasan kepastian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahap II. Dalam waktu dekat, Apdesi berencana lagi mendatangi Pemkab Probolinggo.

Rencana kedatangan Apdesi tersebut, tidak hanya melibatkan perwakilan saja. Pasalnya, rencana kedatangannya Apadesi tersebut juga bersama sejumlah massa yang juga ikut turut mempertanyakan kepastian Pilkades.

Ketua Apdesi Kabupaten Probolinggo, Hasanuddin menyebutkan, pihaknya akan membahas konsep teknis saat mendatangi kantor pemkab. Utamanya menanyakan Perbup Pilkades yang belum disahkan. Dengan belum disahkannya perbup tersebut, Hasanuddin menilai jika tahapan Pilkades belum bisa dilakukan.

Dengan belum dilaksanakannya tahapan pilkades, Hasan menilai, hal tersebut dapat berpotensi pilkades diundur tidak sesuai dengan jadwal yang telah disepakati saat hearing di gedung DPRD beberapa waktu lalu. Mulanya, Pilkades rencananya akan dilaksanakan Februari 2022.

“Akan semakin lama desa dipimpin Pj Kades. Yang notabenenya mereka bukan masyarakat desa. Jika Oktober ini dilakukan masih nututi. Namun Jika November sudah tidak nututi. Sehingga pontensi diundur lagi,“ katanya.

Dengan belum dilaksanakannya tahapan ini, Hasanuddin berharap, pemkab nantinya dapat menciptakan formulasi percepatan tahapan. Sehingga Pilkades dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Terpisah, Kabid Penataan Desa DPMD Kabupaten Probolinggo Nur Rahmad Sholeh mengatakan, hingga kini pihaknya masih belum bisa menentukan kapan tahapan akan dimulai. “Belum bisa ditentukan, karena saat ini penetapan pelaksanaan pemungutan suara pilkades masih diikhtiarkan. Jadi belum bisa ditarik mundur kapan dimulainya tahapannya,“ jelasnya. Begituun soal Perbup Perubahan, yang sampai kini masih ada di Biro Hukum Pemprov Jatim.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Probolinggo masih belum menemukan kejelasan kepastian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahap II. Dalam waktu dekat, Apdesi berencana lagi mendatangi Pemkab Probolinggo.

Rencana kedatangan Apdesi tersebut, tidak hanya melibatkan perwakilan saja. Pasalnya, rencana kedatangannya Apadesi tersebut juga bersama sejumlah massa yang juga ikut turut mempertanyakan kepastian Pilkades.

Ketua Apdesi Kabupaten Probolinggo, Hasanuddin menyebutkan, pihaknya akan membahas konsep teknis saat mendatangi kantor pemkab. Utamanya menanyakan Perbup Pilkades yang belum disahkan. Dengan belum disahkannya perbup tersebut, Hasanuddin menilai jika tahapan Pilkades belum bisa dilakukan.

Dengan belum dilaksanakannya tahapan pilkades, Hasan menilai, hal tersebut dapat berpotensi pilkades diundur tidak sesuai dengan jadwal yang telah disepakati saat hearing di gedung DPRD beberapa waktu lalu. Mulanya, Pilkades rencananya akan dilaksanakan Februari 2022.

“Akan semakin lama desa dipimpin Pj Kades. Yang notabenenya mereka bukan masyarakat desa. Jika Oktober ini dilakukan masih nututi. Namun Jika November sudah tidak nututi. Sehingga pontensi diundur lagi,“ katanya.

Dengan belum dilaksanakannya tahapan ini, Hasanuddin berharap, pemkab nantinya dapat menciptakan formulasi percepatan tahapan. Sehingga Pilkades dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Terpisah, Kabid Penataan Desa DPMD Kabupaten Probolinggo Nur Rahmad Sholeh mengatakan, hingga kini pihaknya masih belum bisa menentukan kapan tahapan akan dimulai. “Belum bisa ditentukan, karena saat ini penetapan pelaksanaan pemungutan suara pilkades masih diikhtiarkan. Jadi belum bisa ditarik mundur kapan dimulainya tahapannya,“ jelasnya. Begituun soal Perbup Perubahan, yang sampai kini masih ada di Biro Hukum Pemprov Jatim.

MOST READ

BERITA TERBARU

/