alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Perusak Rumah di Isu Santet Paiton Dibekuk, Empat Pelaku Lain Diburu Polisi

PAJARAKAN, Radar Bromo – Insiden perusakan rumah Sn di Desa Alastengah, Kecamatan Paiton, berhasil diungkap. Polisi menangkap Jailani, 30, yang juga merupakan warga Desa Alastengah. Dia dibekuk bukan hanya atas kasus perusakan rumah. Tapi juga dinilai terlibat ikut menganiaya.

Kasus yang dilatarbelakangi isu santet tersebut dirilis di Mapolres Probolinggo Senin (6/6). Penangkapan Jailani dilakukan setelah Polsek Paiton dan Polres Probolinggo mendatangi TKP Kamis (2/6) lalu. Polisi mendapatkan laporan dari masyarakat terkait aksi anarkisme telah terjadi di rumah warga di Dusun Cendil. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara tersebut. Berdasarkan bukti yang cukup akhirnya satu pelaku kemudian diamankan oleh Polisi.

“Kami menangkap satu pelaku isu santet. Saat ini sudah berada di Mapolres Probolinggo,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi.

BURU PELAKU LAIN: Jailani salah satu pelaku penganiayaan dan perusakan saat dirilis di Mapolres Probolinggo, Senin (6/6). (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Peristiwa penganiayaan dan perusakan rumah Sn, 66, warga di Dusun Cendil bermula saat saudara Jailani mengalami sakit, dengan kondisi perut membesar. Hingga muncul dugaan sakit yang diderita saudaranya merupakan kiriman santet dari Sn.

Jailani kemudian menceritakan peristiwa tersebut kepada keluarga dan rekannya. Sehingga mereka terprovokasi. Hingga akhirnya sekitar 50 orang massa mendatangi rumah Sn. Saat kejadian korban sedang bersantai di rumah. Salah satu dari massa kemudian menarik korban hingga terjatuh ke tanah.

PAJARAKAN, Radar Bromo – Insiden perusakan rumah Sn di Desa Alastengah, Kecamatan Paiton, berhasil diungkap. Polisi menangkap Jailani, 30, yang juga merupakan warga Desa Alastengah. Dia dibekuk bukan hanya atas kasus perusakan rumah. Tapi juga dinilai terlibat ikut menganiaya.

Kasus yang dilatarbelakangi isu santet tersebut dirilis di Mapolres Probolinggo Senin (6/6). Penangkapan Jailani dilakukan setelah Polsek Paiton dan Polres Probolinggo mendatangi TKP Kamis (2/6) lalu. Polisi mendapatkan laporan dari masyarakat terkait aksi anarkisme telah terjadi di rumah warga di Dusun Cendil. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara tersebut. Berdasarkan bukti yang cukup akhirnya satu pelaku kemudian diamankan oleh Polisi.

“Kami menangkap satu pelaku isu santet. Saat ini sudah berada di Mapolres Probolinggo,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi.

BURU PELAKU LAIN: Jailani salah satu pelaku penganiayaan dan perusakan saat dirilis di Mapolres Probolinggo, Senin (6/6). (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Peristiwa penganiayaan dan perusakan rumah Sn, 66, warga di Dusun Cendil bermula saat saudara Jailani mengalami sakit, dengan kondisi perut membesar. Hingga muncul dugaan sakit yang diderita saudaranya merupakan kiriman santet dari Sn.

Jailani kemudian menceritakan peristiwa tersebut kepada keluarga dan rekannya. Sehingga mereka terprovokasi. Hingga akhirnya sekitar 50 orang massa mendatangi rumah Sn. Saat kejadian korban sedang bersantai di rumah. Salah satu dari massa kemudian menarik korban hingga terjatuh ke tanah.

MOST READ

BERITA TERBARU

/