alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

5.000 Ternak di Kab Probolinggo Terpapar PMK, Bentuk Satgas

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Probolinggo semakin meluas. Sampai Senin (6/6), tercatat sudah lebih dari 5.000 ekor ternak yang terpapar.

Karena itu, Pemkab Probolinggo menggelar rapat koordinasi untuk membentuk satuan tugas (satgas). Dengan harapan, dapat dilakukan penanganan segera dan dapat meminimalisasi dampak penyebaran PMK.

Kemarin, rapat digelar di Pendapa Kabupaten Probolinggo. Dipimpin langsung oleh Plt Bupati Probolinggo H.A. Timbul Prihanjoko dan dihadiri unsur Formkopimda Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengatakan, hewan ternak yang terpapar PMK terus bertambah. Lebih dari 5.000 ekor ternak telah terpapar. Mulai sapi potong, sapi perah, domba, dan kambing.

Per 5 Juni 2022, ada 19 ekor sapi potong dan 17 ekor sapi perah yang telah mati. Sedangkan, kambing dan domba belum ada yang mati. “Sapi potong yang terpapar ada 4.683 ekor. Sapi perah ada 475 ekor. Domba ada 21 ekor dan kambing 16 ekor,” jelasnya.

Sedangkan, populasi ternak yang terancam PMK cukup banyak. Sapi potong sebanyak 312.932 ekor, sapi perah 8.164 ekor, domba 76.321 ekor, kambing 53.742 ekor, babi 2.010, dan kerbau 5 ekor.

Sementara, Timbul mengatakan, penyebaran PMK harus disikapi dengan serius. Karena dampaknya terhadap sektor perekonomian warga. Karena itu, pihaknya menggelar rakor pembentukan satgas untuk pengendalian dan penanggulangan PMK di Kabupaten Probolinggo.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Probolinggo semakin meluas. Sampai Senin (6/6), tercatat sudah lebih dari 5.000 ekor ternak yang terpapar.

Karena itu, Pemkab Probolinggo menggelar rapat koordinasi untuk membentuk satuan tugas (satgas). Dengan harapan, dapat dilakukan penanganan segera dan dapat meminimalisasi dampak penyebaran PMK.

Kemarin, rapat digelar di Pendapa Kabupaten Probolinggo. Dipimpin langsung oleh Plt Bupati Probolinggo H.A. Timbul Prihanjoko dan dihadiri unsur Formkopimda Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengatakan, hewan ternak yang terpapar PMK terus bertambah. Lebih dari 5.000 ekor ternak telah terpapar. Mulai sapi potong, sapi perah, domba, dan kambing.

Per 5 Juni 2022, ada 19 ekor sapi potong dan 17 ekor sapi perah yang telah mati. Sedangkan, kambing dan domba belum ada yang mati. “Sapi potong yang terpapar ada 4.683 ekor. Sapi perah ada 475 ekor. Domba ada 21 ekor dan kambing 16 ekor,” jelasnya.

Sedangkan, populasi ternak yang terancam PMK cukup banyak. Sapi potong sebanyak 312.932 ekor, sapi perah 8.164 ekor, domba 76.321 ekor, kambing 53.742 ekor, babi 2.010, dan kerbau 5 ekor.

Sementara, Timbul mengatakan, penyebaran PMK harus disikapi dengan serius. Karena dampaknya terhadap sektor perekonomian warga. Karena itu, pihaknya menggelar rakor pembentukan satgas untuk pengendalian dan penanggulangan PMK di Kabupaten Probolinggo.

MOST READ

BERITA TERBARU

/