alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tuntaskan Presentasi 10 Nominasi Lomba Inovasi Daerah Kab Probolinggo

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Panitia Lomba Inovasi Daerah gelaran Bappeda Kabupaten Probolinggo menuntaskan seleksi nominasi, Selasa (6/4). Presentasi dilakukan dua hari, Senin-Selasa (5-6/4).

Ada masing-masing 10 nominasi yang mengikuti presentasi di empat bidang. Pada Senin, digelar presentasi untuk nominasi dua bidang. Yaitu, bidang pemerintahan dan pelayanan publik serta bidang energi dan lingkungan hidup.

Lalu, pada Selasa presentasi dilanjutkan untuk nominasi dua bidang yang lain. Yaitu, bidang pendidikan dan TIK serta bidang agribisnis.

Presentasi digelar mulai pagi sampai sore di hadapan tiga juri. Yaitu, Prof. Dr. Ir. H. R. Abdul Haris dari Universitas Panca Marga; Sugiono, Ph.D dari UNUJA; dan Pemred Jawa Pos Radar Bromo Hana Susanti, S.sos.

Masing-masing nominasi pun mempresentasikan proposal mereka dengan penuh semangat. Objek inovasi pun dibawa untuk ditunjukkan pada juri. Di antaranya, Nunik Rahayu Pangestuti yang mempresentasikan Komijeng (Kopi Biji Mengkudu), Pandemi dan Siti Nur Hesa yang mempresentasikan chitosan edible coating dari sisikan untuk memperpanjang masa simpan sayur dan buah.

Nunik membawa contoh kopi dari biji buah mengkudu yang dicampur dengan biji kopi serta sejumlah rempah. “Komijeng ini kaya antioksidan, mengandung vitamin C dan ampasnya bisa untuk scrub wajah,” tuturnya bersemangat.

Sedangkan Siti membawa chitosan edible coating berbentuk cair. “Sudah kami coba dan ini bisa mempertahankan kesegaran buah dan sayur selama kurang lebih sembilan hari di suhu ruang. Kalau disimpan di lemari es bisa lebih lama lagi,” jelasnya.

Hari ini, dewan juri akan menentukan lima peserta dari masing-masing bidang untuk masuk ke babak selanjutnya. Selanjutnya, akan dilakukan kunjungan lapangan pada lima peserta itu.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Santiyono menyempatkan diri melihat presentasi para nominasi. Di hadapan peserta, Santiyono berharap inovasi yang ada bisa bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Probolinggo.

“Inovasi yang dihasilkan peserta bagus. Kami juga berharap ke depan peserta bisa menangkap masalah dan kemudian mencarikan solusinya sebagai jalan keluar,” katanya didampingi Kepala Bidang Program Penelitian dan Pengembangan Amik Mutammima. (adv)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Panitia Lomba Inovasi Daerah gelaran Bappeda Kabupaten Probolinggo menuntaskan seleksi nominasi, Selasa (6/4). Presentasi dilakukan dua hari, Senin-Selasa (5-6/4).

Ada masing-masing 10 nominasi yang mengikuti presentasi di empat bidang. Pada Senin, digelar presentasi untuk nominasi dua bidang. Yaitu, bidang pemerintahan dan pelayanan publik serta bidang energi dan lingkungan hidup.

Lalu, pada Selasa presentasi dilanjutkan untuk nominasi dua bidang yang lain. Yaitu, bidang pendidikan dan TIK serta bidang agribisnis.

Mobile_AP_Half Page

Presentasi digelar mulai pagi sampai sore di hadapan tiga juri. Yaitu, Prof. Dr. Ir. H. R. Abdul Haris dari Universitas Panca Marga; Sugiono, Ph.D dari UNUJA; dan Pemred Jawa Pos Radar Bromo Hana Susanti, S.sos.

Masing-masing nominasi pun mempresentasikan proposal mereka dengan penuh semangat. Objek inovasi pun dibawa untuk ditunjukkan pada juri. Di antaranya, Nunik Rahayu Pangestuti yang mempresentasikan Komijeng (Kopi Biji Mengkudu), Pandemi dan Siti Nur Hesa yang mempresentasikan chitosan edible coating dari sisikan untuk memperpanjang masa simpan sayur dan buah.

Nunik membawa contoh kopi dari biji buah mengkudu yang dicampur dengan biji kopi serta sejumlah rempah. “Komijeng ini kaya antioksidan, mengandung vitamin C dan ampasnya bisa untuk scrub wajah,” tuturnya bersemangat.

Sedangkan Siti membawa chitosan edible coating berbentuk cair. “Sudah kami coba dan ini bisa mempertahankan kesegaran buah dan sayur selama kurang lebih sembilan hari di suhu ruang. Kalau disimpan di lemari es bisa lebih lama lagi,” jelasnya.

Hari ini, dewan juri akan menentukan lima peserta dari masing-masing bidang untuk masuk ke babak selanjutnya. Selanjutnya, akan dilakukan kunjungan lapangan pada lima peserta itu.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Santiyono menyempatkan diri melihat presentasi para nominasi. Di hadapan peserta, Santiyono berharap inovasi yang ada bisa bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Probolinggo.

“Inovasi yang dihasilkan peserta bagus. Kami juga berharap ke depan peserta bisa menangkap masalah dan kemudian mencarikan solusinya sebagai jalan keluar,” katanya didampingi Kepala Bidang Program Penelitian dan Pengembangan Amik Mutammima. (adv)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2