alexametrics
27C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Petani Harus Waspadai Serangan Hama di Penghujung Musim Hujan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Hujan masih sering turun di Kabupaten Probolinggo hingga saat ini. Hujan tersebut bisa berpengaruh pada kondisi tanaman petani. Salah satunya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang mudah terjadi. Bahkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo mencatat, sudah ada beberapa jenis OPT yang menggangu.

Kabid Holtikultura pada DKPP, Tulus mengatakan, serangan OPT pada tanaman milik warga masih ada pada beberapa jenis saja. Salah satunya disebabkkan oleh serangan wereng coklat.

Di penghujung hujan, dia juga mengimbau agar petani mewaspadai serangan lalat buah. Sebab di penghujung hujan, serangan lalat buah rentan terjadi. “Biasasnya pada tanaman cabai ya, apalagi saat ini cabai masuk di musiim akhir penanaman. Untuk buah sendiri pada musim hujan memang mudah busuk. Jadi perlu kiranya tetap waspada,” beber dia.

Tulus menyebutkan, beberapa daerah yang rentan terserang lalat buah tersebut salah satunya berada di Kecamatan Wonomerto dan Leces sebagai sentra cabai. Selain itu juga ada di daerah selatan, misal Tiris, Krucil dan Gading. Daerah tersebut adalah penghasil tanaman buah seperti manggis dan lainnya.

“Untuk daerah yang terserang wereng sendiri berada di timur seperti Pajarakan, Kraksaan, Gading dan Besuk. Daerah tersebut memang cukup sering menanam padi. Dari laporan yang kami terima, juga berasal dari sana,” ujarnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Hujan masih sering turun di Kabupaten Probolinggo hingga saat ini. Hujan tersebut bisa berpengaruh pada kondisi tanaman petani. Salah satunya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang mudah terjadi. Bahkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo mencatat, sudah ada beberapa jenis OPT yang menggangu.

Kabid Holtikultura pada DKPP, Tulus mengatakan, serangan OPT pada tanaman milik warga masih ada pada beberapa jenis saja. Salah satunya disebabkkan oleh serangan wereng coklat.

Di penghujung hujan, dia juga mengimbau agar petani mewaspadai serangan lalat buah. Sebab di penghujung hujan, serangan lalat buah rentan terjadi. “Biasasnya pada tanaman cabai ya, apalagi saat ini cabai masuk di musiim akhir penanaman. Untuk buah sendiri pada musim hujan memang mudah busuk. Jadi perlu kiranya tetap waspada,” beber dia.

Mobile_AP_Half Page

Tulus menyebutkan, beberapa daerah yang rentan terserang lalat buah tersebut salah satunya berada di Kecamatan Wonomerto dan Leces sebagai sentra cabai. Selain itu juga ada di daerah selatan, misal Tiris, Krucil dan Gading. Daerah tersebut adalah penghasil tanaman buah seperti manggis dan lainnya.

“Untuk daerah yang terserang wereng sendiri berada di timur seperti Pajarakan, Kraksaan, Gading dan Besuk. Daerah tersebut memang cukup sering menanam padi. Dari laporan yang kami terima, juga berasal dari sana,” ujarnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2