Cegah Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo Buka Layanan Online

Pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus korona, terus dilakukan. Pelayanan kepada masyarakat juga tidak boleh ditinggalkan. Karenanya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Probolinggo, membuka layanan online untuk memberi kemudahan masyarakat.

—————–

Segala upaya mencegah penyebaran Covid-19 atau virus korona terus dilakukan. Termasuk, oleh Pemkab Probolinggo. Karenanya, Bupati Probolinggo mengeluarkan surat edaran (SE) bernomor: 800/0157/426/2020 tertanggal 17 Maret 2020, perihal Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Selain itu, ada juga instruksi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Berdasarkan dua regulasi itu, Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo membuka layanan online. Layanan ini untuk menggantikan layanan tatap muka yang dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kecuali, bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan sifatnya mendesak. Seperti untuk mengurus BPJS dan lain-lain.

“Meski dalam situasi dan kondisi seperti saat ini, kami berharap tetap dapat melayani masyarakat dengan cepat dan mudah. Kami siapkan layanan online, sehingga bisa menghindari keramaian. Serta, untuk penerapan physical distancing,” ujar Kepala Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo, Slamet Riyadi.

Menurutnya, layanan online bisa diakses melalui sebuah aplikasi dan nomor WhatsApp. Masyarakat tidak perlu datang ke Dispendukcapil, cukup mengirim berkas-berkas dokumennya melalui handphone atau perangkat komputer. “Semoga layanan online ini dapat memberikan manfaat dan kemudahan. Serta, membantu masyarakat,” harapnya.

Ia menjelaskan, untuk pengurusan kartu tanda penduduk (KTP) bisa mengakses aplikasi godigital.dispendukcapil.probolinggokab.go.id. Sementara, untuk Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI), Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT), akta perkawinan dan perceraian (nonmuslim), akta kelahiran dan kematian, serta perubahan atau injek data dikirim melalui nomor WhatsApp. (selengkapnya lihat grafis).

“Berkas dokumen untuk mengurus administrasi kependudukan itu difoto dan dikirim berupa file PDF. Kemudian, kami lakukan verifikasi. Setelah itu, yang bersangkutan dapat balasan dari kami, termasuk untuk jadwal pengambilannya,” ungkapnya.

“Bila berkas dokumen yang dikirim ada data kurang valid dan ternyata tidak bisa dicetak, kami akan kirimkan catatan melalui nomor WhatsApp bersangkutan untuk dicek lagi. Agar bisa diproses,” imbuhnya.

Layanan online ini dibuka pada jam kerja, kecuali Sabtu dan Minggu. Pelayanan dibuka mulai Senin-Kamis. Yakni, pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Kemudian, hari Jumat mulai pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB. (uno/adv)