alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Angkut Sampah di TPS Harus Kerahkan Mini Loader

PAITON, Radar Bromo – Tumpukan sampah di Pasar Lama Paiton telah dibersihkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo beberapa waktu lalu. Prosesnya tidak dilakukan secara manual. DLH harus menggunakan mini loader.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Iskandar mengatakan, pengangkutan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Pasar Lama dilakukan secara berkala. Sebab, sampahnya cukup banyak.

“Dua hari kami lakukan pengangkutan beberapa waktu lalu ke TPA Seboro, Krejengan. Sebab, sampahnya cukup banyak, sehingga kalau sekali angkut, tidak memungkinkan,” ujarnya.

Gara-gara Ekscavator di TPA Seboro Rusak, Sampah di TPS Berserakan

Ia mengatakan, proses pengangkutan menuju truk kontainer harus menurunkan alat berat seperti mini loader. “Sebab kalau dilakukan secara manual sangat sulit. Sampahnya terlalu banyak,” ujarnya.

Adanya tumpukan sampah itu sebelumnya terjadi lantaran proses pengangkutan tidak dilakukan oleh DLH. Penyebabnya, ekskavator yang berada di TPA mengalami trouble. Sehingga pengurangan pengangkutan sampah ke TPA terpaksa dilakukan. Ini mengakibatkan sampah di sejumlah TPS menumpuk, termasuk di Pasar Lama Paiton.

“Saat ini Alhamdulillah sudah selesai. Proses pengakutan sudah mulai dilakukan lagi,” bebernya. (mu/fun)

PAITON, Radar Bromo – Tumpukan sampah di Pasar Lama Paiton telah dibersihkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo beberapa waktu lalu. Prosesnya tidak dilakukan secara manual. DLH harus menggunakan mini loader.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Iskandar mengatakan, pengangkutan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Pasar Lama dilakukan secara berkala. Sebab, sampahnya cukup banyak.

“Dua hari kami lakukan pengangkutan beberapa waktu lalu ke TPA Seboro, Krejengan. Sebab, sampahnya cukup banyak, sehingga kalau sekali angkut, tidak memungkinkan,” ujarnya.

Gara-gara Ekscavator di TPA Seboro Rusak, Sampah di TPS Berserakan

Ia mengatakan, proses pengangkutan menuju truk kontainer harus menurunkan alat berat seperti mini loader. “Sebab kalau dilakukan secara manual sangat sulit. Sampahnya terlalu banyak,” ujarnya.

Adanya tumpukan sampah itu sebelumnya terjadi lantaran proses pengangkutan tidak dilakukan oleh DLH. Penyebabnya, ekskavator yang berada di TPA mengalami trouble. Sehingga pengurangan pengangkutan sampah ke TPA terpaksa dilakukan. Ini mengakibatkan sampah di sejumlah TPS menumpuk, termasuk di Pasar Lama Paiton.

“Saat ini Alhamdulillah sudah selesai. Proses pengakutan sudah mulai dilakukan lagi,” bebernya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/