alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

Tahun 2022 Jargas Kab Probolinggo Belum Jelas

TONGAS, Radar Bromo – Tuntas sudah pembangunan infrastruktur jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Probolinggo tahun ini. Setidaknya sudah ada sekitar 10 ribu lebih rumah terpasang Jargas. Masih butuh sekitar 15 ribu saluran rumah (SR) jargas baru, untuk penuhi target rencana.

Sayangnya, hingga kemarin belum ada kepastian soal kelanjutan jargas untuk tahun 2022. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo, Susilo Isnadi. Saat dikonfirmasi, Susilo menerangkan, untuk pembangunan jargas tahun ini, sesuai perencanaan dan target kontrak pengerjaan sudah tuntas 29 November kemarin. Dari target 5.737 SR (saluran rumah) Jargas, semua sudah terpasang.

”Target sasaran 5.737 SR yang dipasang Jargas berada di Kecamatan Tongas dan Dringu. Untuk Tongas di Desa Tanjungrejo, Desa Curahtulis, Desa Tongas Kulon dan Desa Tambakrejo. Sedangkan Kecamatan Dringu di Desa Pabean, Desa Kalirejo dan Desa Kedungdalem,” katanya pada Jawa Pos Raar Bromo.

Ditanya soal target rencana SR jargas di Kabupaten Probolinggo? Susilo menerangkan, rencana target awal setidaknya 25 ribu SR Jargas terpasang untuk warga hingga kecamatan Leces dan Gending. Karena, pipa gas utama yang ada di Kabupaten Probolinggo hanya sampai Leces dan Gending.

Nah, dari target rencana awal 25 ribu SR itu, hingga saat ini baru terpasang sekitar 10 ribu SR jargas. Sehingga masih kurang sekitar 15 ribu SR jargas untuk menuntaskan target rencan awal.

”Program Jargas ditargetkan ada 25 ribu warga penerima. Sekarang sudah 10 ribu lebih saluran rumah jargas yang terpasang,” terangnya.

Bagaimana tahun 2022 Jargas di Kabupaten Probolinggo ? Susilo mengaku belum dapat memastikan. Sebab, hingga saat ini memang belum ada informasi ataupun pemberitahuan soal rencana pogram jargas tahun 2022.

Tetapi, pihaknya tetap berharap tahun depan ada pogram pembangunan infrastruktur jargas untuk menuntaskan target rencana awal. ”Awal tahun 2022, kami akan coba koordinasikan soal pogram Jargas lanjutan. Karena, pagu anggaran 2022 di pusat juga belum ditentukan,” ujarnya. (mas/fun)

TONGAS, Radar Bromo – Tuntas sudah pembangunan infrastruktur jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Probolinggo tahun ini. Setidaknya sudah ada sekitar 10 ribu lebih rumah terpasang Jargas. Masih butuh sekitar 15 ribu saluran rumah (SR) jargas baru, untuk penuhi target rencana.

Sayangnya, hingga kemarin belum ada kepastian soal kelanjutan jargas untuk tahun 2022. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo, Susilo Isnadi. Saat dikonfirmasi, Susilo menerangkan, untuk pembangunan jargas tahun ini, sesuai perencanaan dan target kontrak pengerjaan sudah tuntas 29 November kemarin. Dari target 5.737 SR (saluran rumah) Jargas, semua sudah terpasang.

”Target sasaran 5.737 SR yang dipasang Jargas berada di Kecamatan Tongas dan Dringu. Untuk Tongas di Desa Tanjungrejo, Desa Curahtulis, Desa Tongas Kulon dan Desa Tambakrejo. Sedangkan Kecamatan Dringu di Desa Pabean, Desa Kalirejo dan Desa Kedungdalem,” katanya pada Jawa Pos Raar Bromo.

Ditanya soal target rencana SR jargas di Kabupaten Probolinggo? Susilo menerangkan, rencana target awal setidaknya 25 ribu SR Jargas terpasang untuk warga hingga kecamatan Leces dan Gending. Karena, pipa gas utama yang ada di Kabupaten Probolinggo hanya sampai Leces dan Gending.

Nah, dari target rencana awal 25 ribu SR itu, hingga saat ini baru terpasang sekitar 10 ribu SR jargas. Sehingga masih kurang sekitar 15 ribu SR jargas untuk menuntaskan target rencan awal.

”Program Jargas ditargetkan ada 25 ribu warga penerima. Sekarang sudah 10 ribu lebih saluran rumah jargas yang terpasang,” terangnya.

Bagaimana tahun 2022 Jargas di Kabupaten Probolinggo ? Susilo mengaku belum dapat memastikan. Sebab, hingga saat ini memang belum ada informasi ataupun pemberitahuan soal rencana pogram jargas tahun 2022.

Tetapi, pihaknya tetap berharap tahun depan ada pogram pembangunan infrastruktur jargas untuk menuntaskan target rencana awal. ”Awal tahun 2022, kami akan coba koordinasikan soal pogram Jargas lanjutan. Karena, pagu anggaran 2022 di pusat juga belum ditentukan,” ujarnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU