alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

PMI Kab Probolinggo: Stok Plasma Konvalesen Masih Cukup

KRAKSAAN, Radar Bromo – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo menghentikan produksi darah plasma konvalesen. Hingga Jumat (3/12) stok darah plasma konvalesen tersedia 33 kantong.

Stok darah tersebut dirasa masih cukup. Pasalnya kasus Covid-19 saat ini sudah melandai. Tidak ditemukan lonjakan yang cukup signifikan. Belum ada permintaan dari pasien. Sehingga tidak ada kekhawatiran seperti dua bulan yang lalu. Dimana kondisi stok darah tidak terpenuhi.

“Stok darah masih cukup, tidak ada permintaan. Kami bekukan, agar bisa bertahan lama. Maksimal satu tahun,” kata Kepala UDD PMI Kabupaten Probolinggo, dr. Adi Nugroho.

Nugroho merinci, hingga Jumat (3/12) stok darah plasma konvalesen masih tetap 33 kantong. Terdiri dari PK golongan darah A terdapat 5 kantong, PK golongan darah B terdapat 8 kantong, PK golongan darah O terdapat 9 kantong dan PK golongan darah AB terdapat 11 kantong.

Stok darah plasma konvalesen disimpan dalam penyimpanan khusus. Dengan posisi dibekukan di bawah suhu 10 derajat celsius. Upaya ini dilakukan agar dapat disimpan dalam durasi waktu yang cukup lama.

Dengan ketersediaan yang dirasa masih cukup dan pertimbangan kondisi pandemi yang terus membaik, UDD akhirnya menstop sementara produksi darah plasma kovalesen.

“Stok masih ada, jadi menunggu terpakai dulu. Jika terus memproduksi biayanya cukup mahal. Sementara urgensi nya tidak seperti dua bulan lalu,” bebernya.

Adi menjelaskan jika nanti stok darah plasma knovalesen dibutuhkan, produksi akan kembali dilakukan. Beberapa pendonor pun sudah siap mendermakan darahnya. Tidak ada kesulitan yang berarti karena sudah bisa dilakukan sewaktu-waktu.

“Pendonor sudah ada, kalau dibutuhkan tinggal menghubungi saja. Prosesnya tidak rumit seperti dulu saat situasi Covid-19 melonjak,” pungkasnya. (ar/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo menghentikan produksi darah plasma konvalesen. Hingga Jumat (3/12) stok darah plasma konvalesen tersedia 33 kantong.

Stok darah tersebut dirasa masih cukup. Pasalnya kasus Covid-19 saat ini sudah melandai. Tidak ditemukan lonjakan yang cukup signifikan. Belum ada permintaan dari pasien. Sehingga tidak ada kekhawatiran seperti dua bulan yang lalu. Dimana kondisi stok darah tidak terpenuhi.

“Stok darah masih cukup, tidak ada permintaan. Kami bekukan, agar bisa bertahan lama. Maksimal satu tahun,” kata Kepala UDD PMI Kabupaten Probolinggo, dr. Adi Nugroho.

Nugroho merinci, hingga Jumat (3/12) stok darah plasma konvalesen masih tetap 33 kantong. Terdiri dari PK golongan darah A terdapat 5 kantong, PK golongan darah B terdapat 8 kantong, PK golongan darah O terdapat 9 kantong dan PK golongan darah AB terdapat 11 kantong.

Stok darah plasma konvalesen disimpan dalam penyimpanan khusus. Dengan posisi dibekukan di bawah suhu 10 derajat celsius. Upaya ini dilakukan agar dapat disimpan dalam durasi waktu yang cukup lama.

Dengan ketersediaan yang dirasa masih cukup dan pertimbangan kondisi pandemi yang terus membaik, UDD akhirnya menstop sementara produksi darah plasma kovalesen.

“Stok masih ada, jadi menunggu terpakai dulu. Jika terus memproduksi biayanya cukup mahal. Sementara urgensi nya tidak seperti dua bulan lalu,” bebernya.

Adi menjelaskan jika nanti stok darah plasma knovalesen dibutuhkan, produksi akan kembali dilakukan. Beberapa pendonor pun sudah siap mendermakan darahnya. Tidak ada kesulitan yang berarti karena sudah bisa dilakukan sewaktu-waktu.

“Pendonor sudah ada, kalau dibutuhkan tinggal menghubungi saja. Prosesnya tidak rumit seperti dulu saat situasi Covid-19 melonjak,” pungkasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU