alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

114 Ribu Jiwa di Kab Probolinggo Masuk Miskin Ekstrem

”Kategori miskin ekstrem itu, berdasarkan pendapatan di bawah Rp 340 ribu tiap orang per bulannya. Mulai Senin (8/11) besok, akan dilakukan verifikasi,” terangnya.

Hasyim melanjutkan, terkait pengentasan kemiskinan, Kabupaten Probolinggo masuk 5 kabupaten pilot project di Jawa Timur. Nah, di Kabupaten Probolinggo nanti akan diambil 5 kecamatan, dan tiap kecamatan dipilih 5 desa. ”Jadi, total ada 25 desa di Kabupaten Probolinggo yang pilot project pengentasan kemiskinan ekstrrem,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengajak para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo untuk segera melakukan action dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Probolinggo. Dengan mengefektifkan program bantuan perlindungan sosial dan subsidi serta program pemberdayaan untuk meningkatkan produktivitas kelompok miskin ekstrim.

“Tantangan sebenarnya adalah bagaimana membuat program pemerintah ini agar tepat sasaran. Untuk itulah perbaikan data harus terus dilakukan. Kami dapat menggunakan data rumah tangga miskin ekstrem yang lebih mutakhir dan akurat dengan mengidentifikasi dan menentukan lokus prioritas penduduk miskin ekstrem di Kabupaten Probolinggo,” katanya. (mas/fun)

”Kategori miskin ekstrem itu, berdasarkan pendapatan di bawah Rp 340 ribu tiap orang per bulannya. Mulai Senin (8/11) besok, akan dilakukan verifikasi,” terangnya.

Hasyim melanjutkan, terkait pengentasan kemiskinan, Kabupaten Probolinggo masuk 5 kabupaten pilot project di Jawa Timur. Nah, di Kabupaten Probolinggo nanti akan diambil 5 kecamatan, dan tiap kecamatan dipilih 5 desa. ”Jadi, total ada 25 desa di Kabupaten Probolinggo yang pilot project pengentasan kemiskinan ekstrrem,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengajak para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo untuk segera melakukan action dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Probolinggo. Dengan mengefektifkan program bantuan perlindungan sosial dan subsidi serta program pemberdayaan untuk meningkatkan produktivitas kelompok miskin ekstrim.

“Tantangan sebenarnya adalah bagaimana membuat program pemerintah ini agar tepat sasaran. Untuk itulah perbaikan data harus terus dilakukan. Kami dapat menggunakan data rumah tangga miskin ekstrem yang lebih mutakhir dan akurat dengan mengidentifikasi dan menentukan lokus prioritas penduduk miskin ekstrem di Kabupaten Probolinggo,” katanya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/