alexametrics
29C
Probolinggo
Tuesday, 26 January 2021

Reses, Anggota DPR Hasan Aminuddin Roadshow Ponpes-Serahkan Bantuan

ANGGOTA DPR RI dari Fraksi NasDem Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. kembali menggelar reses. Sejak bulan kemarin, politisi asal Kecamatan Kraksaaan, Kabupaten Probolinggo, itu menggelar reses masa persidangan IV di 18 pondok pesantren.

Di tengah pendemi Covid-19, Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. menggelar reses dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain wajib memakai masker, peserta yang hadir dibatasi hanya 20 orang. Reses yang digelar di 18 pesantren di Kabupaten Probolinggo itu juga diikuti para guru beserta pengasuh pesantren.

SANTRI PUTRI: Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. memberikan pengarahan di Pondok Pesantren Putri SAQO, Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

 

Demi mencegah penyebaran Covid-19, masing-masing pesantren juga menyiapkan sarana cuci tangan hingga thermo gun untuk mengecek suhu tubuh para undangan. Tak lupa, peserta juga diharuskan menjaga jarak.

Hasan Aminuddin mengatakan, reses yang dilaksanakan kali ini sengaja digelar di pesantren. Sekaligus bersilaturahmi dengan pengasuh dan para guru. Serta, untuk mengingatkan kalangan pesantren terkait wabah Covid-19.

JAGA JARAK: Reses Anggota DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. yang digelar di 18 pesantren juga menerapkan protokol kesehatan. Seperti dilakukan di Pesantren Ar-Riyadloh, Kecamatan Paiton.

 

“Covid-19 itu benar adanya dan hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Menurut ahli kesehatan, wabah ini menempati urutan ke tujuh di dunia setelah demam berdarah,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI tersebut.

Menurutnya, guru memiliki peran dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pesantren. Serta, harus memberi contoh dengan cara berikhtiar menerapkan protokol kesehatan. “Ikhtiarnya cukup mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan menjaga jarak. Saya tidak ingin pesantren menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Komisi IV, kata Hasan, memiliki 4 mitra kerja. Di antaranya, Kementerian Pertanian; Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP); Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK); serta Perum Bulog. Melalui mitra kerja itu, Komisi IV akan menghadirkan bantuan sosial (bansos) untuk pesantren.

BANSOS: Dalam setiap reses di ponpes, Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. juga menyerahkan bansos berupa freezer berkapasitas 220 liter, hasil pertanian, ikan tongkol, gula, minyak, dan lain-lain.

 

“Saya ingin memberikan bansos kepada pesantren, juga menghadirkan sarana pendidikan awal tentang pengenalan potensi sumber daya perikanan danau, tawar, dan laut kepada pesantren. Sudah ada pesantren yang dapat satu paket kolam bioflok. Nanti bibit lelenya juga akan saya berikan,” katanya.

Terkait bantuan, ke depan pihaknya akan memberikan sejumlah bansos kepada pesantren. Salah satu contohnya hand traktor dan alat pertanian lainnya. Tujuannya, untuk meningkatkan ekonomi pesantren dan para gurunya.

PEDULI PONPES: Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. akan mengahdirkan sejumlah bansos di ponpes. Tujuannya, untuk meningkatkan perekonomian ponpes dan gurunya.

 

“Bansos ini bukan untuk pengasuhnya, tapi untuk ponpesnya agar disewakan kepada petani. Nanti juga ada program Gemarikan untuk ponpes dan lembaga pendidikan. Sudah direkomendasikan oleh Komisi IV,” sebutnya.

TABUR BENIH: Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. bersama Direktur Produksi dan Usaha Budi Daya Ikan Dirjen Perikanan KKP Arik Wibowo dan Forkopimda Kabupaten Probolinggo menabur 10.000 benih ikan di Sungai Toroyan, Desa Rangkang, Selasa (28/7).

 

Sedangkan, untuk masyarakat sekitar pesantren, kata Hasan, ada benih ikan dari KKP sebanyak satu juta. “Ini saya tawarkan kepada masyarakat. Tentunya harus komitmen dijaga. Sudah saya lakukan. Contohnya di Sungai Toroyan, Desa Rangkang. Di Danau Sumber Sentong, Kota Probolinggo dan Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Reses ini digelar sejak Rabu (22/7) hingga Selasa (4/8). Bulan kemarin, ada empat pesantren yang ditempati. Di antaranya, Ponpes Rofiatul Islam, Desa Sentong, Kecamatan Krejengan; Ponpes Darul Hadi; Ponpes Putri SAQO; dan Ponpes Hati. Tiga ponpes terakhir sama-sama berada di Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan.

SIMBOLIS: Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. bersama perwakilan Dirjen Perikanan KKP dan Forkopimda Kabupaten Probolinggo menyerahkan benih ikan dan 1 paket bioflok di Ponpes HATI, Desa Rangkang.

 

Selanjutnya, di Ponpes Zahratul Islam, Desa Tegalrejo, Kecamatan Dringu; Ponpes Darul Muhlasin, Desa/Kecamatan Tegalsiwalan; dan Ponpes Nurid Dahlani, Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar. Kemudian, Ponpes Arriyadloh, Desa Pandean, Kecamatan Paiton; Ponpes Roudhotul Hasanah, Desa Mojolegi, Kecamatan Gading; dan Ponpes Miftahul Ulum, Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan.

Tak hanya di kawasan timur Kabupaten Probolinggo, Hasan juga mengunjungi sejumlah pesantren di Kecamatan Tongas. Meliputi Ponpes Hidayatus Salafiyah, Desa Curahtulis; Ponpes Al Amin Desa Tongas Kulon; dan Ponpes Roudhotul Tolibin Desa Semendi. Serta, Ponpes Bani Rancang Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih.

PEMUNGKAS: Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. menggelar reses penutup di Pesantren Kanjeng Sunan Kalijaga, Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Selasa (4/8).

 

Selasa (4/8), giliran dua pesantren di Kecamatan Pakuniran. Yakni, Ponpes Darul Mustofa, Desa Bimo dan Ponpes Kanjeng Sunan Kalijaga, Desa Pakuniran. (uno/adv)

MOST READ

BERITA TERBARU