alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Pembangunan Gedung Kesenian Kraksaan Tak Bisa Dilanjut Tahun Ini

KRAKSAAN, Radar Bromo–Proyek pembangunan Gedung Kesenian di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, sudah menelan ratusan juta. Namun, sejauh ini, gedung itu belum bisa dimanfaatkan.

Tahun ini, dipastikan belum bisa merampungkan pembangunannya. Keterbatasan anggaran jadi salah satu penyebab tak berlanjutnya pembangunan tahun ini.

“Masih belum rampung sepenuhnya. Perlu ada pembangunan lagi sebagai penyempurnaannya. Namun, tidak tahun ini, karena anggaran terbatas,” ujar Musa, salah satu staf di

Disporaparbud Kabupaten Probolinggo.

Diketahui, pembangunan gedung kesenian telah dilakukan dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada 2019. Pembangunan tahap pertama dilakukan sampai dengan konstruksi mencapai 50 persen. Pada tahun 2020, pembangunan belum bisa dilanjutkan karena anggaran di-refocusing untuk penanganan pandemi Covid-19.

Baru pada tahun 2021, pembangunan tahap kedua dilanjutkan. Anggarannya mencapai  sekitar Rp 838.455.000. Proyek yang dilanjutkan membangun atap bangunan. Selanjutnya mengarah pada bagian dalam gedung yang dibuat sesuai dengan peruntukannya.

Tidak hanya itu, nantinya dalam gedung dilengkapi dengan tribun penonton. Beberapa bagian gedung yang masih belum dilapisi semen akan disemen untuk melindungi permukaan bangunan. Pada sisi luar bangunan juga akan ditambah sebuah taman agar lingkungan menjadi lebih indah.

KRAKSAAN, Radar Bromo–Proyek pembangunan Gedung Kesenian di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, sudah menelan ratusan juta. Namun, sejauh ini, gedung itu belum bisa dimanfaatkan.

Tahun ini, dipastikan belum bisa merampungkan pembangunannya. Keterbatasan anggaran jadi salah satu penyebab tak berlanjutnya pembangunan tahun ini.

“Masih belum rampung sepenuhnya. Perlu ada pembangunan lagi sebagai penyempurnaannya. Namun, tidak tahun ini, karena anggaran terbatas,” ujar Musa, salah satu staf di

Disporaparbud Kabupaten Probolinggo.

Diketahui, pembangunan gedung kesenian telah dilakukan dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada 2019. Pembangunan tahap pertama dilakukan sampai dengan konstruksi mencapai 50 persen. Pada tahun 2020, pembangunan belum bisa dilanjutkan karena anggaran di-refocusing untuk penanganan pandemi Covid-19.

Baru pada tahun 2021, pembangunan tahap kedua dilanjutkan. Anggarannya mencapai  sekitar Rp 838.455.000. Proyek yang dilanjutkan membangun atap bangunan. Selanjutnya mengarah pada bagian dalam gedung yang dibuat sesuai dengan peruntukannya.

Tidak hanya itu, nantinya dalam gedung dilengkapi dengan tribun penonton. Beberapa bagian gedung yang masih belum dilapisi semen akan disemen untuk melindungi permukaan bangunan. Pada sisi luar bangunan juga akan ditambah sebuah taman agar lingkungan menjadi lebih indah.

MOST READ

BERITA TERBARU

/