alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Lantik Kades Terpilih Rabu Mendatang, Dipercepat Karena Ini

DRINGU, Radar Bromo – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 250 desa di Kabupaten Probolinggo sudah tuntas digelar. Usai pilkades, Pemkab Probolinggo kini mulai menyiapkan pelantikannya. Rencananya, pelantikan tersebut digelar Rabu (13/4) mendatang. Lebih cepat 1,5 bulan dari jadwal awal.

Rencana pelantikan itu dimajukan dari rencana awal. Ini setelah ada pertimbangan dan saran masukan dari Forkopimda Kabupaten Probolinggo. Rencananya pelantikan itu akan dipimpin Plt Bupati Probolinggo. Ada sekitar 249 kepala desa (kades) terpilih yang akan dilantik.

Ugas Irwanto salah satu Panitia Kabupaten Pilkades Serentak saat dikonfirmasi, membenarkan informasi rencana pelantikan kades terpilih dipercepat. Rencana awal, kades terpilih akan dilantik pada bulan Mei setelah hari raya lebaran Idul Fitri.

Namun, saat rapat koordinasi (rakor) dengan formkopimda, akhirnya diputuskan pelantikan kades terpilih direncanakan Rabu (13/4) mendatang. ”Iya, pelantikan kades terpilih akan diadakan tanggal 13 April,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (5/4).

Ugas menerangkan, pelantikan pilkades 249 kades terpilih, nantinya akan dipusatkan di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan. Nantinya, pelantikan tetap akan terapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

”Pelantikannya dipusatkan di satu tempat Gedung Islamic Center. Bukan virtual lagi mas,” ujarnya.

Ditanya alasan pertimbangan pelantikan pilkades dipercepat dari rencana awal? Ugas mengungkapkan, semua tahapan pilkades sudah tuntas dilakukan. Tentunya, hanya tinggal pelantikan kades terpilih. Tentunya, akan untuk efektivitas roda pemerintahan, kades terpilih untuk segera dilantik. Selain itu, untuk keamanan pelantikan kades terpilih lebik baik dilakukan pada saat bulan Ramadan. Dengan harapan, mencegah adanya euforia dari pendukung atau tim kades terpilih. Sehingga, pelantikan kades terpilih lebih kondusif.

”Atas saran dan masukan forkopimda, pelantikan pilkades digelar lebih cepat mas. Untuk keamanan dan kondusivitas juga. Nanti kami tinggal mengubah SK tahapan pilkades. Karena, dalam SK direncanakan bulan Mei, nanti dirubah April bulan ini,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Idris selaku fungsional Penggerak Swadaya Mayarakat Muda Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten mengatakan, pelantikan kades terpilih nantinya dipusatkan di GIC Kraksaan. Nantinya, saat pelantikan kades terpilih hanya boleh datang didampingi satu orang pendamping, baik itu istri atau suaminya.

”Kades terpilih bersama satu orang pendamping saja yang boleh masuk saat acara pelantikan. Karena situasi masih pandemi Covid-19, jadi tetap terapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Terpisah, Hasanuddin selaku ketua Apdesi Kabupaten Probolinggo, pelantikan kades terpilih itu membawa kebaikan. Terkait dengan hari raya idul fitri, kondusivitas wilayah itu juga penting. Jika yang memimpin kades terpilih, lebih memahami kondusivitas wilayah.

”Saya juga sempat bersurat untuk segera dilantik. Karena kades terpilih itu, menggantung sebelum dilantik,” kata Hasanuddin. (mas/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 250 desa di Kabupaten Probolinggo sudah tuntas digelar. Usai pilkades, Pemkab Probolinggo kini mulai menyiapkan pelantikannya. Rencananya, pelantikan tersebut digelar Rabu (13/4) mendatang. Lebih cepat 1,5 bulan dari jadwal awal.

Rencana pelantikan itu dimajukan dari rencana awal. Ini setelah ada pertimbangan dan saran masukan dari Forkopimda Kabupaten Probolinggo. Rencananya pelantikan itu akan dipimpin Plt Bupati Probolinggo. Ada sekitar 249 kepala desa (kades) terpilih yang akan dilantik.

Ugas Irwanto salah satu Panitia Kabupaten Pilkades Serentak saat dikonfirmasi, membenarkan informasi rencana pelantikan kades terpilih dipercepat. Rencana awal, kades terpilih akan dilantik pada bulan Mei setelah hari raya lebaran Idul Fitri.

Namun, saat rapat koordinasi (rakor) dengan formkopimda, akhirnya diputuskan pelantikan kades terpilih direncanakan Rabu (13/4) mendatang. ”Iya, pelantikan kades terpilih akan diadakan tanggal 13 April,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (5/4).

Ugas menerangkan, pelantikan pilkades 249 kades terpilih, nantinya akan dipusatkan di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan. Nantinya, pelantikan tetap akan terapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

”Pelantikannya dipusatkan di satu tempat Gedung Islamic Center. Bukan virtual lagi mas,” ujarnya.

Ditanya alasan pertimbangan pelantikan pilkades dipercepat dari rencana awal? Ugas mengungkapkan, semua tahapan pilkades sudah tuntas dilakukan. Tentunya, hanya tinggal pelantikan kades terpilih. Tentunya, akan untuk efektivitas roda pemerintahan, kades terpilih untuk segera dilantik. Selain itu, untuk keamanan pelantikan kades terpilih lebik baik dilakukan pada saat bulan Ramadan. Dengan harapan, mencegah adanya euforia dari pendukung atau tim kades terpilih. Sehingga, pelantikan kades terpilih lebih kondusif.

”Atas saran dan masukan forkopimda, pelantikan pilkades digelar lebih cepat mas. Untuk keamanan dan kondusivitas juga. Nanti kami tinggal mengubah SK tahapan pilkades. Karena, dalam SK direncanakan bulan Mei, nanti dirubah April bulan ini,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Idris selaku fungsional Penggerak Swadaya Mayarakat Muda Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten mengatakan, pelantikan kades terpilih nantinya dipusatkan di GIC Kraksaan. Nantinya, saat pelantikan kades terpilih hanya boleh datang didampingi satu orang pendamping, baik itu istri atau suaminya.

”Kades terpilih bersama satu orang pendamping saja yang boleh masuk saat acara pelantikan. Karena situasi masih pandemi Covid-19, jadi tetap terapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Terpisah, Hasanuddin selaku ketua Apdesi Kabupaten Probolinggo, pelantikan kades terpilih itu membawa kebaikan. Terkait dengan hari raya idul fitri, kondusivitas wilayah itu juga penting. Jika yang memimpin kades terpilih, lebih memahami kondusivitas wilayah.

”Saya juga sempat bersurat untuk segera dilantik. Karena kades terpilih itu, menggantung sebelum dilantik,” kata Hasanuddin. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/