Ajukan Dana Rp 5,3 Miliar, Dana untuk Koni Kab Probolinggo Hanya Disetujui Rp 3 Miliar

DRINGU, Radar Bromo – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo harus bisa mengatur ulang anggaran pembinaan cabang olahraga (cabor). Pasalnya, anggaran yang diberikan untuk KONI pada tahun ini hanya Rp 3 miliar.

Realisasi anggaran itu, jauh di bawah angka yang diajukan KONI sebesar Rp 5,3 miliar. Bahkan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, anggaran tahun ini berkurang Rp 1 miliar. Sebab, tahun 2019 kemarin, KONI mendapatkan jatah anggaran sekitar Rp 4 miliar.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Probolinggo Santiyono saat dikonfirmasi mengatakan, tim anggaran daerah telah membahas dan menetapkan alokasi anggaran untuk KONI tahun ini. Dimana, tahun ini anggaran untuk KONI hanya sekitar Rp 3 miliar. Itu, sesuai kemampuan APBD 2020.

“Anggaran tahun ini tidak sesuai dengan angka yang diajukan KONI. Tetapi, kami berharap KONI bisa memaksimalkan anggaran yang telah disiapkan untuk tahun 2020,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (5/1).

Sementara itu, Sekretaris KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abu Bakar saat dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat secara resmi terkait alokasi anggaran KONI tahun 2020. Namun, dirinya tidak menampik sempat terdengar informasi anggaran untuk KONI di tahun 2020 sebesar Rp 3 miliar.

“Kami ajukan Rp 5,3 miliar anggaran KONI tahun 2020 karena untuk persiapan Porprov tahun 2023. Karena direncanakan tahun 2023, Kota/Kabupaten Probolinggo menjadi tuan rumah Porprov,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Dengan anggaran itu, dikatakan Chalid, pihaknya harus bisa merencanakan kembali anggaran pembinaan untuk cabor. Rencana awal, di tahun 2020 bakal tambah 3 cabor, dimungkinkan tidak akan terealisasi karena dengan anggaran Rp 3 miliar untuk 27 cabor saja, sudah harus meniadakan anggaran cabor-cabor yang tidak berprestasi dan produktif.

“Kami masih akan rapat koordinasikan dengan Bapak Wakil Bupati besok (hari ini, Red), terkait rencana anggaran KONI 2020. Termasuk meminta petunjuk dan solusi dengan anggaran Rp 3 miliar tersebut,” terangnya. (mas/fun)