alexametrics
25C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

MUI Kab Probolinggo Soroti Azan “Hayya Alal Jihad”

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dunia maya dalam beberapa pekan belakangan dihebohkan oleh video azan yang dalam bacaannya ditambah “Hayya Alal Jihad”. Hal tersebut sangat tidak biasa dan ditanggapi Majelis Ulama Indonesi (MUI) Kabupaten Probolinggo. MUI menyebut azan sudah baku menurut aturan dan tidak dapat diubah.

Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Yasin mengatakan, sesuai dengan dengan arahan dari MUI pusat bahwa azan tidak perlu diubah. Mengingat azan yang biasa didengar sudah baku menurut aturan Syariat Islam.

Di samping itu, ia juga menuturkan bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri tidak pernah mengubah tulisan azan pada urusan salat. Bahkan saat situasi perang sekalipun. Selain itu ia juga mengatakan bahwa panggilan jihad itu tidak perlu melalui azan.

“Azan itu sejatinya panggilan untuk memberitahu waktu salat dan melakukan salat jamaah di masjid. Meski syariat juga menganjurkan azan kepada selain salat. Seperti sunah mengazani anak yang baru lahir, atau mengazani jenazah yang baru masuk ke liang kubur. Namun begitu, azan itu sudah ada pembakuannya dalam aturan sariat,” ujarnya, Rabu (2/12).

Yasin menambahkan bahwa pada zaman Rasulullah, azan memang pernah diubah. Di mana peruhaan itu terjadi pada saat terjadi hujan lebat. Hal tersebut dimaksudkan untuk umat muslim agar melangsugkan salat di rumah saja.

“Di zaman Rasulullah, azan pernah diubah manakala ada uzur yang menghalangi umat muslim untuk datang ke masjid, seperti hujan deras dan angin kencang. Azan diubah dengan pemberitahuan dalam redaksi azannya bahwa masyarakat diminta untuk melakukan salat di rumah saja,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU