alexametrics
30.6 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Pompa BBM Mini di Sidodadi Paiton Terbakar saat Pemiliknya Mengisi

PAITON, Radar Bromo– Insiden usaha pompa pengisian bahan bakar yang dilalap api, sudah sering terjadi. Terakhir, Kamis (5/11) dini hari, usaha pompa mini atau yang kerap disebut Pertamini di Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, terbakar.

Untungnya dalam insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja pemiliknya diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.15. Usaha pompa pengisian BBM itu adalah yaitu Mustafa, 51, warga setempat. Kamis dinihari. pemiliknya tengah mengisi BBM jenis premium sebanyak tiga drum kecil isi 60 liter. Saat itu Mustafa melakukan pengisian seorang diri.

Dia memasukan satu persatu dengan menggunakan selang dan dibantu dengan mesin pompa. Apes, saat pengisian terakhir, diduga selang mengalami kebocoran. Saat itu juga, api muncul dari bawah pompa dan langsung membesar.

“Korban saat itu langsung kabur. Ia berusaha menyelamatkan diri dan berusaha mencari pertolongan, ” kata Kanit Reskrim Polsek Paiton, Aipda Antono saat dikonfirmasi.

Api yang membesar bukan hanya menghanguskan usahanya tersebut. Tetapi, merambat ke toko tembakau yang ada di belakang tempat pengisian BBM itu. Warga yang mengetahui, langsung melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

“Selang 15 menit kemudian damkar yang terdiri dari  PJB PLTU dan Kabupaten Probolinggo datang,” ungkapnya.

LUDES: Al;at-alat yang tersida di usaha pengisian BBM di Sidodadi, Paiton, yang terbakar, Kamis (5/11) dini hari. (Foto: Istimewa)

Karena bahan yang mudah terbakar, api tidak langsung begitu saja padam. Petugas damkar silih berganti melakukan penyemprotan air. Api dapat dipadamkan sekira pukul 03.30.

“Perkiraan 30 menitan sudah padam. Kami terus melakukan pembasahan untuk memastikan bahwa api benar-benar padam, ” kata Kepala Damkar Kabupaten Probolinggo, Su’ud.

Akibat dari kejadian tersebut, kabel listrik yang berada diatas usaha pompa mini, ikut terbakar. Bahkan sampai putus sehingga mengalami pemadaman di Desa Sidodadi dan sekitarnya. Akiba insiden ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. (sid/fun)

 

PAITON, Radar Bromo– Insiden usaha pompa pengisian bahan bakar yang dilalap api, sudah sering terjadi. Terakhir, Kamis (5/11) dini hari, usaha pompa mini atau yang kerap disebut Pertamini di Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, terbakar.

Untungnya dalam insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja pemiliknya diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.15. Usaha pompa pengisian BBM itu adalah yaitu Mustafa, 51, warga setempat. Kamis dinihari. pemiliknya tengah mengisi BBM jenis premium sebanyak tiga drum kecil isi 60 liter. Saat itu Mustafa melakukan pengisian seorang diri.

Dia memasukan satu persatu dengan menggunakan selang dan dibantu dengan mesin pompa. Apes, saat pengisian terakhir, diduga selang mengalami kebocoran. Saat itu juga, api muncul dari bawah pompa dan langsung membesar.

“Korban saat itu langsung kabur. Ia berusaha menyelamatkan diri dan berusaha mencari pertolongan, ” kata Kanit Reskrim Polsek Paiton, Aipda Antono saat dikonfirmasi.

Api yang membesar bukan hanya menghanguskan usahanya tersebut. Tetapi, merambat ke toko tembakau yang ada di belakang tempat pengisian BBM itu. Warga yang mengetahui, langsung melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

“Selang 15 menit kemudian damkar yang terdiri dari  PJB PLTU dan Kabupaten Probolinggo datang,” ungkapnya.

LUDES: Al;at-alat yang tersida di usaha pengisian BBM di Sidodadi, Paiton, yang terbakar, Kamis (5/11) dini hari. (Foto: Istimewa)

Karena bahan yang mudah terbakar, api tidak langsung begitu saja padam. Petugas damkar silih berganti melakukan penyemprotan air. Api dapat dipadamkan sekira pukul 03.30.

“Perkiraan 30 menitan sudah padam. Kami terus melakukan pembasahan untuk memastikan bahwa api benar-benar padam, ” kata Kepala Damkar Kabupaten Probolinggo, Su’ud.

Akibat dari kejadian tersebut, kabel listrik yang berada diatas usaha pompa mini, ikut terbakar. Bahkan sampai putus sehingga mengalami pemadaman di Desa Sidodadi dan sekitarnya. Akiba insiden ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. (sid/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/