Siapkan Ratusan Personel untuk Antisipasi Karhutla di TNBTS

MASIH BERPOTENSI: Kawasan Bromo saat pagi hari. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan dengan menyiagakan personel dan bekerjasama dengan banyak pihak. (Foto: Dok. Radar Bromo)

Related Post

SUKAPURA, Radar Bromo – Guna mengantisipasi kejadian kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menyiapkan ratusan personel. Ini sengaja disiapkan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan savana Gunung Bromo.

“Petugas TNBTS kurang lebih 125 orang yang bisa dimobilisasi untuk dalkarhut (pengendalian kebakaran hutan, Red) tambah unsur MPA dan MMP yang biasanya di masing-masing resort setidaknya 10 Anggota MPA/MMP,” kata kepala sub bagian data evaluasi pelaporan dan kehumasan, Syarif Hidayat.

Beberapa upaya juga sudah dilakukan. Seperti pengecekan dan pemeliharaan sarpras dalkarhut, pembuatan sekat bakar, patroli dalkarhut bersama mitra, termasuk di dalamnya pemantauan lokasi rawan karhutla.

“Termasuk koordinasi dengan stakeholders terkait misalnya dengan PPI Jabalnusra, polsek, koramil, kecamatan, Perhutani dan mitra lainnya,” terangnya.

Termasuk melakukan pembinaan internal petugas mengenai kesiapsiagaan karhutla di TNBTS. Pihaknya juga menghimbau dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta pengunjung mengenai bahaya karhutla.

“Kami juga sudah membuat penyekat di kawasan bukit teletubbies. Pembuatan sekat di sana lantaran kawasan tersebut paling rawan terjadi kebakaran,” katanya.

Diketahui, hampir setiap tahun kawasan Gunung Bromo terjadi kebakaran. Biasanya yang mengalami kebakaran itu berasal di kawasan bukit teletubbies. Tidak hanya di sana, sejumlah kawasan lain juga rawan kebakaran. Seperti kawasan penanjakan hingga di kawasan sumber mata air yang disucikan yakni di kawasan Widodaren. (sid/fun)