alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Antisipasi Serangga-Bakteri di Akhir Musim Tanam Tembakau

BESUK, Radar Bromo – Sebagai salah satu daerah sentra tembakau di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo juga terkenal dengan kualitas tembakaunya yang bagus. Hal itu tidak terlepas dari faktor petani yang sudah turun-temurun melakukan penanaman tembakau. Saat ini, musim tembakau di Probolinggo sudah memasuki masa akhir panen.

Nah, saat akhir musim panen, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), petani diminta untuk menyiapkan proses pembibitan. Salah satunya dengan pengerodongan (penutupan menggunakan kain atau plastik) bunga tembakau ketika masih berada di pohonnya.

“Di pohon tembakaunya itu kan ada kembangnya kalau sudah tinggi. Nah itu digrodong untuk dijadikan bibit pada musim tanam tahun depan. Dan bagusnya dengan kain,” ujar Ketua APTI Kabupaten Probolinggo Mudzakir.

Maksud dari pengerodongan, menurut Mudzakir, bertujuan untuk mencegah adanya bakteri yang dapat merusak bibit tembakau. Sebab, biasanya bakteri tersebut dibawa oleh serangga yang hinggap pada bunga tembakau.

“Semua kan tidak tahu serangga itu baru hinggap dari mana. Jadi grodong ini gunanya untuk mengantisipasi adanya bakteri yang dibawa oleh serangga. Kalau sudah dibungkus kan serangganya tidak bisa masuk,” jelasnya.

Sementara itu, Solihin salah seorang buruh tani tembakau di Desa Sumurdalam, Kecamatan Besuk mengungkapkan, proses pengerodongan hingga saat ini masih belum terlalu populer di desanya itu. Namun, sudah ada beberapa petani yang mulai melakukan proses pengerodongan.

“Yang sudah mulai mendekati akhir panen sudah ada yang melakukan pengerodongan. Tapi kebanyakan belum ada yang seperti itu,” jelasnya. (mu/fun)

BESUK, Radar Bromo – Sebagai salah satu daerah sentra tembakau di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo juga terkenal dengan kualitas tembakaunya yang bagus. Hal itu tidak terlepas dari faktor petani yang sudah turun-temurun melakukan penanaman tembakau. Saat ini, musim tembakau di Probolinggo sudah memasuki masa akhir panen.

Nah, saat akhir musim panen, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), petani diminta untuk menyiapkan proses pembibitan. Salah satunya dengan pengerodongan (penutupan menggunakan kain atau plastik) bunga tembakau ketika masih berada di pohonnya.

“Di pohon tembakaunya itu kan ada kembangnya kalau sudah tinggi. Nah itu digrodong untuk dijadikan bibit pada musim tanam tahun depan. Dan bagusnya dengan kain,” ujar Ketua APTI Kabupaten Probolinggo Mudzakir.

Maksud dari pengerodongan, menurut Mudzakir, bertujuan untuk mencegah adanya bakteri yang dapat merusak bibit tembakau. Sebab, biasanya bakteri tersebut dibawa oleh serangga yang hinggap pada bunga tembakau.

“Semua kan tidak tahu serangga itu baru hinggap dari mana. Jadi grodong ini gunanya untuk mengantisipasi adanya bakteri yang dibawa oleh serangga. Kalau sudah dibungkus kan serangganya tidak bisa masuk,” jelasnya.

Sementara itu, Solihin salah seorang buruh tani tembakau di Desa Sumurdalam, Kecamatan Besuk mengungkapkan, proses pengerodongan hingga saat ini masih belum terlalu populer di desanya itu. Namun, sudah ada beberapa petani yang mulai melakukan proses pengerodongan.

“Yang sudah mulai mendekati akhir panen sudah ada yang melakukan pengerodongan. Tapi kebanyakan belum ada yang seperti itu,” jelasnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/