alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Monday, 8 August 2022

Vaksin PMK di Kab Probolinggo Baru Terserap 41 Persen

KRAKSAAN, Radar Bromo – Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak di Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Sampai Senin (4/7), dari 9.000 dosis vaksin, telah terserap 3.656 dosis. Atau, sudah terpakai sekitar 41 persen.

Meski masih banyak, Pemkab Probolinggo sudah berencana memintah tambahan stok vaksin. Hal ini diungkap Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko. Ia mengatakan, sejumlah upaya terus dilakukan dalam penanganan PMK.

Mulai dari membentuk tim khusus penanganan PMK sampai menggalakkan vaksinasi. Bahkan, pihaknya berencana menambah dosisnya. “Penambahan vaksin ada. Teknisnya di Dinas Pertanian. Penanganan PMK ini terus kami kawal,” ujarnya, Senin (4/7).

Adanya rencana penambahan dosis vaksin juga dibenarkan oleh Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto. Namun, sejauh ini belum diketahui berapa jumlahnya. “Ada (penambahan), tapi belum tahu berapa,” katanya.

Ia memastikan butuh tambahan dosis vaksin. Karena populasi hewan ternak di Kabupaten Probolinggo cukup banyak. Di antaranya, sapi potong mencapai 312.932 ekor, sapi perah 8.161 ekor, domba 75.721 ekor, kambing 54.932 ekor, dan babi 2.010 ekor.

Ia mengatakan, proses vaksinasi mulai menemui kendala dan tantangan. Mengingat, sejumlah hewan ternak di berbagai kecamatan memiliki medan yang cukup sulit. Menyulitkan petugas lapangan yang melakukan vaksin.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak di Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Sampai Senin (4/7), dari 9.000 dosis vaksin, telah terserap 3.656 dosis. Atau, sudah terpakai sekitar 41 persen.

Meski masih banyak, Pemkab Probolinggo sudah berencana memintah tambahan stok vaksin. Hal ini diungkap Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko. Ia mengatakan, sejumlah upaya terus dilakukan dalam penanganan PMK.

Mulai dari membentuk tim khusus penanganan PMK sampai menggalakkan vaksinasi. Bahkan, pihaknya berencana menambah dosisnya. “Penambahan vaksin ada. Teknisnya di Dinas Pertanian. Penanganan PMK ini terus kami kawal,” ujarnya, Senin (4/7).

Adanya rencana penambahan dosis vaksin juga dibenarkan oleh Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto. Namun, sejauh ini belum diketahui berapa jumlahnya. “Ada (penambahan), tapi belum tahu berapa,” katanya.

Ia memastikan butuh tambahan dosis vaksin. Karena populasi hewan ternak di Kabupaten Probolinggo cukup banyak. Di antaranya, sapi potong mencapai 312.932 ekor, sapi perah 8.161 ekor, domba 75.721 ekor, kambing 54.932 ekor, dan babi 2.010 ekor.

Ia mengatakan, proses vaksinasi mulai menemui kendala dan tantangan. Mengingat, sejumlah hewan ternak di berbagai kecamatan memiliki medan yang cukup sulit. Menyulitkan petugas lapangan yang melakukan vaksin.

MOST READ

BERITA TERBARU

/