alexametrics
26 C
Probolinggo
Wednesday, 28 October 2020

Sempat Naik, Produksi Garam di Kab Probolinggo Kini Turun Lagi

DRINGU, Radar Bromo- Di tengah musim kemarau, upaya meningkatkan produktivitas garam di Kabupaten Probolinggo terus dilakukan. Namun, harga jual garam yang dihasilkan petambak tidak menentu. Beberapa waktu lalu sempat naik, namun kini kembali turun.

Seperti dikatakan petambak garam asal Kecamatan Pajarakan, Hasanudin. Menurutnya, harga garam sempat naik, tetapi tidak lama. Karenanya, tidak terlalu berdampak signifikan kepada petambak. Hanya naik Rp 50 per kilogram. “Harga garam di petambak dua minggu lalu sempat naik sedikit menjadi Rp 450 per kilogram. Tapi saat ini sudah kembali Rp 400 per kilogram,” ujarnya.

Menurutnya, harga garam naik karena di beberapa daerah penghasil garam sempat hujan. Sehingga, ketika ada permintaan garam, stok di gudang dihargai lebih tinggi. Garam yang dikeluarkan dari gudang merupakan stok lama. “Harga segitu merupakan harga garam yang sudah lama di gudang. Kalau masih baru harganya jauh lebih murah,” jelasnya.

Kasi Pendayagunaan Sumber Daya Pesisir Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Yunianto Hisa Prapta mengatakan, saat ini produksi garam memang masih bergantung pada musim. “Mahal-tidaknya tergantung pada stok dan musim. Tentu upaya untuk menstabilkan harga tetap kami lakukan,” ujarnya.

Disinggung terkait produktivitas garam, Yunianto mengatakan, jika hingga Juli lalu produksi garam petambak masih mencapai 3.485 ton. Sedangkan, pihaknya menarget bisa memproduksi 23.000 ton. “Bulan Agustus masih kami rekap. Yang jelas sudah ada tambahan,” katanya.

Untuk mengejar target, sejumlah tambak garam di empat kecamatan di Kabupaten Probolinggo terus dimaksimakan. Meliputi di Gending, Pajarakan, Kraksaan, dan Paiton. “Agar maksimal saat kristalisasi garam, cuaca harus terik. Jika hujan, akan kembali ke proses awal lagi,” ujar Yunianto. (ar/rud/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Warga-Polisi Gagalkan Pencurian Sapi di Jatiurip, Pelakunya Pakai Mobil

Kekompakan warga Dusun Klanting, Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, patut diacungi jempol. Bersama polsek setempat, warga berhasil menggagalkan aksi pencurian hewan.

Tiga Truk Terlibat Kecelakaan Karambol di Pandaan, Dua Sopir Terjepit

Insiden kecelakaan karambol terjadi ruas jalan nasional jurusan Surabaya–Malang, Selasa (27/10). Tepatnya di simpang empat Wunut, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan.

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Pilang Dilalap Api

Akibat lupa mematikan kompor, dapur milik Sunarsih, 50, warga Jalan Ijen, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, terbakar, Selasa (27/10) pagi.

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.