Perbaikan SDN Resongo IV Digarap Mulai Bulan Depan

RUSAK: SDN Resongo IV, Kecamatan Kuripan, yang sudah tak layak digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar. Rencananya, gedung ini akan diperbaiki tahun ini menggunakan APBN. (Foto: Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KURIPAN, Radar Bromo – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, memastikan SDN Resongo IV, Kecamatan Kuripan, akan diperbaiki tahun ini. Perbaikan gedung sekolah yang sudah tak layak dan ambruk itu diperkirakan akan mulai dikerjakan bulan depan.

Plt Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jatim Kementerian Pekerjaan Umum, SDN Resongo IV Kuripan, tahun ini akan direhab total. Namun, kini pronyeknya masih proses lelang dan diperkirakan bulan ini sudah ada pemenangnya. “Insyaallah pasti direhab tahun ini. Sekarang proses lelang sudah hampir selesai,” katanya, kemarin.

Sesuai jadwal rencana kegiatan, kata Fathur, diperkirakan awal bulan depan pengerjaan fisiknya sudah dimulai. Direncanakan proses lelang dan perjanjian kontraknya tuntas bulan ini. “Kalau kami inginnya cepat dikerjakan. Tapi, lagi-lagi ini kebijakan dan kegiatan APBN. Kami dari daerah tidak bisa berbuat banyak,” ujarnya.

Soal waktu pengerjaan bisa tuntas tahun ini, Fathur mengaku optimistis pengerjaan bisa dikerjakan dan selesai tahun ini. Namun, semua itu menjadi kewenangan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jatim. Apakah harus tuntas tahun ini atau multiyears. “Semoga saja bisa tuntas tahun ini,” harapnya.

Diketahui, pembangunan fisik bidang pendidikan juga terdampak pandemi Covid-19. Di Kabupaten Probolinggo, dari 11 lembaga SDN yang direncanakan masuk perbaikan dengan menggunakan APBN 2020, tidak terealisasi penuh. Hanya tiga SDN yang tetap direhab tahun ini. Salah satunya SDN Resongo IV, Kuripan.

Rehab SDN Resongo IV menjadi prioritas, karena gedung sekolah itu sudah tidak layak. Bahkan, bagian atap sebagian ruang kelas sudah ambruk. Selain itu, sudah setahun lebih para siswa SDN setempat melaksanakan kegiatan belajar mengajar di luar kelas. Mulai di musala, tempat parkir, dan ruang perpustakaan. (mas/rud/fun)