Manfaatkan Anggaran Tak Terduga Rp 1 M untuk Beli Komponen Tes PCR

BAKAL SEGERA DIMANFAATKAN: Trainer dari pusat saat memberi pelatihan memanfaatkan alat test PCR, kemarin. Sejauh ini tes PCR di RSUD Waluyo Jati belum bisa dimanfaatkan karena kekurangan sejumlah komponen. (Satgas for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN,Radar Bromo – Pemkab Probolinggo akan segera mengoperasikan Polymerase Chain Reaction (PCR) Test. Saat ini, fasilitas yang berada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan tersebut dalam proses penyelesaian. Seminggu lagi, fasilitas untuk mendiagnosis Covid-19 atau virus korona tersebut akan mulai difungsikan.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto menerangkan, PCR yang ada di RSUD Waluyo Jati hingga sekarang belum bisa digunakan.

Hal itu karena masih ada beberapa komponen yang harus dibeli untuk mengoperasikannya. “Belum. Jadi, masih ada beberapa komponen pendukung yang kami harus membeli sendiri,” katanya.

Komponen pendukung yang dimaksud di antaranya freezer minus 20 derajat Celsius, freezer minus 70 derajat Celsius, refrigerator, microcentrifuge 15.00 RPM PCR Cabinet, Biological Safety Cabin (BSC) 2 A, bahan habis pakai, perlengkapan pendukung lainnya, tiga fasilitas ruangan (ruang master mix, ekstraksi, dan ruang PCR).

“Yang kami terima dari bantuan itu, berupa PCR Mix Reagen PCR Lilif, Reagen Ekstraksi Liferiver, Viral Transport Medium (VTM). Jadi, masih harus dilengkapi dengan alat pendukung,” jelas Anang.

Pria yang juga jadi kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) itu menjelaskan, saat ini barang-barang yang dibutuhkan itu telah dibeli. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang dikeluarkan untuk membeli alat pendukung PCR tersebut kurang lebih 1 miliar. Anggaran itu, diambilkan dari anggaran tak terduga. “Hampir satu miliar. Dan barangnya sudah datang,” tuturnya.

Ia menjelaskan, saat ini sedang proses penyesuaian. Ia menargetkan alat tersebut baru akan bisa digunakan dalam satu minggu ke depan. “Insyaallah minggu depan sudah bisa digunakan,” tuturnya.

Dengan bisa digunakannya alat itu, pihaknya mengklaim satu hari bisa melayani seratus tes swab. Dengan begitu, penanganan dan pendeteksian warga yang positif Covid-19 semakin mudah.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo mendapatkan bantuan peralatan PCR Test. Bantuan tersebut berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melalui Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur. (sid/mie)