Inventarisasi Wilayah Potensi Genangan, Dinas PUPR Lakukan Ini

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tergenangnya beberapa wilayah akibat curah hujan yang tinggi, menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo. Saat ini Dinas PUPR menginventarisasi wilayah potensi yang tergenang air untuk dilakukan penanganan.

Hal ini disampaikan UPT Pengelolaan Jalan dan Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Ria Lutvi Diarini. Dia menyebutkan potensi terjadinya genangan air akan ditangani dengan secepat mungkin.

“Pasca genangan, untuk penanganan kami lakukan inventarisasi selama dua sampai tiga hari. Untuk mengetahui titik-titik banjir dan penyebabnya,” ujarnya.

Menurutnya, upaya ini perlu dilaksanakan agar penanganan yang akan dilakukan dapat tepat sasaran. Genangan banjir dapat terjadi akibat tidak berfungisnya drainase yang ada di lingkungan sekitar, sehingga air tidak dapat dibuang secara maksimal.

Selain itu, penyebab banjir juga dapat terjadi akibat pendangkalan sungai. Sehingga, air yang seharusnya masuk ke dalam daerah aliran sungai tidak dapat dilakukan secara maksimal sehingga terjadi luapan.

“Ada beberapa penyebab terjadinya banjir. Bisa karena drainase dan pendangkalan sungai. Nah ini masih kami lihat dan kaji,” bebernya.

Ria menuturkan, jika banjir terjadi akibat pendangkalan sungai, maka akan dilakukan kegiatan normalisasi daerah aliran sungai. Sehingga, sungai dapat menampung air hujan intensitasnya cukup tinggi.

Namun, jika terjadi banjir akibat rusaknya saluran air, maka akan dilakukan tindakan taktis dengan menggunakan kantong berisi pasir. Upaya ini dilakukan secara cepat agar banjir tidak meluas.

“Dari data dan informasi awal, wilayah tengah yakni Kecamatan Dringu dan Gending masuk kawasan rawan banjir. Oleh karena itu, sampai dengan saat ini rutin dilakukan normalisasi sungai,” jelasnya. (ar/fun)