alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pekerja Migran asal Kab Probolinggo yang Mudik Sudah 214 Orang

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

DRINGU, Radar Bromo – Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Probolinggo yang mudik terus bertambah. Saat ini sudah ada 214 PMI yang datang. PMI yang positif Covid-19 tidak bertambah.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan, menjelang Idul Fitri, makin banyak PMI yang mudik. Tercatat, hingga kemarin ada 214 PMI yang mudik. Bertambah sekitar 67 orang dibanding pekan lalu.

”Sekarang sudah ada 217 PMI yang pulang kampung. Tapi yang yang positif Covid-19 tetap tiga orang,” katanya.

Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari mengatakan, dirinya cukup prihatin dengan pulangnya para PMI. Karena, pemerintah daerah level kabupaten tidak dapat menghalau atau melarang mereka pulang. Itulah mengapa, pihaknya mewajibkan PMI yang pulang kampung untuk menjalani karantina selama 14 hari.

”Kami memiliki kebijakan berbeda dengan daerah lain. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik. Karena itu, kami teruskan proses karantina dua hari oleh pemprov, ditambah 12 hari karantina di tingkat Kabupaten Probolinggo. Sehingga, total karantina selama 14 hari,” katanya.

Bupati pun berharap agar masyarakat sadar bahwa PMI wajib menjalani karantina. Itu sebagai upaya memastikan tidak ada penyebaran Covid-19 di klaster PMI.

”Kami sudah siapkan dua tempat isolasi dan karantina di Puskesmas Paiton dan Puskesmas Maron,” ujarnya. (mas/hn)

Mobile_AP_Rectangle 1

DRINGU, Radar Bromo – Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Probolinggo yang mudik terus bertambah. Saat ini sudah ada 214 PMI yang datang. PMI yang positif Covid-19 tidak bertambah.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan, menjelang Idul Fitri, makin banyak PMI yang mudik. Tercatat, hingga kemarin ada 214 PMI yang mudik. Bertambah sekitar 67 orang dibanding pekan lalu.

”Sekarang sudah ada 217 PMI yang pulang kampung. Tapi yang yang positif Covid-19 tetap tiga orang,” katanya.

Mobile_AP_Half Page

Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari mengatakan, dirinya cukup prihatin dengan pulangnya para PMI. Karena, pemerintah daerah level kabupaten tidak dapat menghalau atau melarang mereka pulang. Itulah mengapa, pihaknya mewajibkan PMI yang pulang kampung untuk menjalani karantina selama 14 hari.

”Kami memiliki kebijakan berbeda dengan daerah lain. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik. Karena itu, kami teruskan proses karantina dua hari oleh pemprov, ditambah 12 hari karantina di tingkat Kabupaten Probolinggo. Sehingga, total karantina selama 14 hari,” katanya.

Bupati pun berharap agar masyarakat sadar bahwa PMI wajib menjalani karantina. Itu sebagai upaya memastikan tidak ada penyebaran Covid-19 di klaster PMI.

”Kami sudah siapkan dua tempat isolasi dan karantina di Puskesmas Paiton dan Puskesmas Maron,” ujarnya. (mas/hn)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2