alexametrics
29C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Target Retribusi Naik Rp 50 Juta, Sisir Sumber PAD dari Sampah

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN,Radar Bromo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo menarget pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi bertambah. Meski kenaikannya hanya Rp 50 juta dari tahun lalu yang hanya Rp 450 juta. Karenanya, kini DLH berusaha merealisasikannya.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Probolinggo Zaenal Ansori mengatakan, saat ini pihaknya mendapatkan kenaikan target pada retribusi sampah. “Naik. Saat ini targetnya lebih dari Rp 500 juta. Jika dibandingkan tahun lalu Rp 450 juta, kenaikannya sekitar Rp 50 juta lebih,” ujarnya.

Retribusi sampah yang dimaksud adalah retribusi pengangkutan sampah menggunakan kontainer yang disebar kepada pihak yang telah bekerja sama dengan DLH. Seperti, pasar, perumahan, perusahaan, rumah makan, dan beberapa pihak lain yang menghasilkan sampah.

Zaenal mengatakan, saat ini ada sekitar 70 kontainer sampah yang tersebar di beberapa wilayah. Kontainer yang sudah beroperasi ada sekitar 51 unit. Sedangkan, kontainer yang belum beroperasi ada sekitar 42 kontainer. “Retribusi ini diambil dari pihak yang telah bekerja sama. Jadi, tidak semua pengangkutan dikenakan retribusi. Sebab, ada pengangkutan yang memang adalah pelayanan,” jelasnya.

Meski target PAD dari retribusi sampah naik, Zainal mengaku optimistis dapat mencapainya. Pihaknya juga sudah membentuk tim untuk mencari kerja sama baru perihal jasa pengangkutan sampah.

“Saat ini memang terkendala lantaran banyak perusahaan dan rumah makan yang tutup dan meminta pengangkutan sementara tidak dilakukan. Namun kami optimistis dapat mencapai target. Tim khusus untuk mencari kerja sama sudah dibentuk. Nantinya mereka yang akan mendongkrak capain target ini,” ujarnya. (mu/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN,Radar Bromo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo menarget pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi bertambah. Meski kenaikannya hanya Rp 50 juta dari tahun lalu yang hanya Rp 450 juta. Karenanya, kini DLH berusaha merealisasikannya.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Probolinggo Zaenal Ansori mengatakan, saat ini pihaknya mendapatkan kenaikan target pada retribusi sampah. “Naik. Saat ini targetnya lebih dari Rp 500 juta. Jika dibandingkan tahun lalu Rp 450 juta, kenaikannya sekitar Rp 50 juta lebih,” ujarnya.

Retribusi sampah yang dimaksud adalah retribusi pengangkutan sampah menggunakan kontainer yang disebar kepada pihak yang telah bekerja sama dengan DLH. Seperti, pasar, perumahan, perusahaan, rumah makan, dan beberapa pihak lain yang menghasilkan sampah.

Mobile_AP_Half Page

Zaenal mengatakan, saat ini ada sekitar 70 kontainer sampah yang tersebar di beberapa wilayah. Kontainer yang sudah beroperasi ada sekitar 51 unit. Sedangkan, kontainer yang belum beroperasi ada sekitar 42 kontainer. “Retribusi ini diambil dari pihak yang telah bekerja sama. Jadi, tidak semua pengangkutan dikenakan retribusi. Sebab, ada pengangkutan yang memang adalah pelayanan,” jelasnya.

Meski target PAD dari retribusi sampah naik, Zainal mengaku optimistis dapat mencapainya. Pihaknya juga sudah membentuk tim untuk mencari kerja sama baru perihal jasa pengangkutan sampah.

“Saat ini memang terkendala lantaran banyak perusahaan dan rumah makan yang tutup dan meminta pengangkutan sementara tidak dilakukan. Namun kami optimistis dapat mencapai target. Tim khusus untuk mencari kerja sama sudah dibentuk. Nantinya mereka yang akan mendongkrak capain target ini,” ujarnya. (mu/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2