alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Desa Seboro, Krejengan: Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah Pusat

Pemerintah Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, terus berusaha meningkatkan perekonomian warga. Salah satunya melalui bidang pertanian. Upaya ini juga bertujan mendukung program ketahanan pangan.

 

MAYORITAS warga Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, berprofesi sebagai petani. Luas lahan pertanian atau sawah di desa ini mencapai sekitar 66 hektare. Hampir 50 persen dari luas total desa sekitar 136 hektare. Berbagai tanaman pertanian dapat tumbuh subur. Termasuk bawang merah.

Pemerintah Desa Seboro, terus mendukung dengan membangun berbagai sarana pertanian. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas panen.

Tahun ini, pemerintah desa membangun jalan usaha tani. Pembangunan ini juga merupakan salah satu program Pemerintah Desa Seboro, dalam mendukung program ketahanan pangan yang digencarkan Pemerintah Pusat.

Pj Kepala Desa Seboro Kurnia Minaningsih melalui Bendahara Desa Seboro Purwadi mengatakan, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104/2021, tahun ini pihaknya mengalokasilkan dana desa untuk mendukung program ketahanan pangan.

“Sesuai Perpres itu, tahun ini kami ada program ketahanan pangan. Dengan anggaran sebesar 20 persen dari dana desa. Salah satunya akan digunakan untuk membangun jalan usaha tani dengan anggaran Rp 53 juta. Berupa pembangunan jalan rabat beton,” katanya.

Jalan usaha tani yang akan dibangun itu panjangnya 80 meter di Dusun Krajan. Lebarnya bervariasi. Menyesuaikan kondisi jalan. Ada yang 4 meter, 2,5 meter, dan 2 meter. Jalan ini berada di sisi lapangan Desa Seboro.

PENDIDIKAN: Tahun ini gedung PAUD di depan kantor Desa Seboro, ini akan dilengkapi pagar. Berupa tembok dan besi.

“Kalau jalan itu sudah dibangun, nanti akan langsung menuju areal persawahan. Harapnya, dengan adanya jalan usaha tani ini akan memudahkan warga dan para petani menuju areal persawahan,” katanya.

Selain menjadi akses petani ke lahan pertanian, jalan ini juga akan menjadi penghubung dengan areal pertanian di desa tetangga. Yakni, Desa Karangren, Kecamatan Krejengan. Sehingga akses pertanian antardesa akan semakin mudah.

“Selain tanaman padi, sejak beberapa tahun terakhir petani juga banyak yang menanam bawang merah. Intinya jalan ini untuk mendukung program ketahanan pangan yang digencarkan Pemerintah Pusat,” ujarnya. (uno/rud)

Infografis transparansi desa Seboro

Pemerintah Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, terus berusaha meningkatkan perekonomian warga. Salah satunya melalui bidang pertanian. Upaya ini juga bertujan mendukung program ketahanan pangan.

 

MAYORITAS warga Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, berprofesi sebagai petani. Luas lahan pertanian atau sawah di desa ini mencapai sekitar 66 hektare. Hampir 50 persen dari luas total desa sekitar 136 hektare. Berbagai tanaman pertanian dapat tumbuh subur. Termasuk bawang merah.

Pemerintah Desa Seboro, terus mendukung dengan membangun berbagai sarana pertanian. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas panen.

Tahun ini, pemerintah desa membangun jalan usaha tani. Pembangunan ini juga merupakan salah satu program Pemerintah Desa Seboro, dalam mendukung program ketahanan pangan yang digencarkan Pemerintah Pusat.

Pj Kepala Desa Seboro Kurnia Minaningsih melalui Bendahara Desa Seboro Purwadi mengatakan, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104/2021, tahun ini pihaknya mengalokasilkan dana desa untuk mendukung program ketahanan pangan.

“Sesuai Perpres itu, tahun ini kami ada program ketahanan pangan. Dengan anggaran sebesar 20 persen dari dana desa. Salah satunya akan digunakan untuk membangun jalan usaha tani dengan anggaran Rp 53 juta. Berupa pembangunan jalan rabat beton,” katanya.

Jalan usaha tani yang akan dibangun itu panjangnya 80 meter di Dusun Krajan. Lebarnya bervariasi. Menyesuaikan kondisi jalan. Ada yang 4 meter, 2,5 meter, dan 2 meter. Jalan ini berada di sisi lapangan Desa Seboro.

PENDIDIKAN: Tahun ini gedung PAUD di depan kantor Desa Seboro, ini akan dilengkapi pagar. Berupa tembok dan besi.

“Kalau jalan itu sudah dibangun, nanti akan langsung menuju areal persawahan. Harapnya, dengan adanya jalan usaha tani ini akan memudahkan warga dan para petani menuju areal persawahan,” katanya.

Selain menjadi akses petani ke lahan pertanian, jalan ini juga akan menjadi penghubung dengan areal pertanian di desa tetangga. Yakni, Desa Karangren, Kecamatan Krejengan. Sehingga akses pertanian antardesa akan semakin mudah.

“Selain tanaman padi, sejak beberapa tahun terakhir petani juga banyak yang menanam bawang merah. Intinya jalan ini untuk mendukung program ketahanan pangan yang digencarkan Pemerintah Pusat,” ujarnya. (uno/rud)

Infografis transparansi desa Seboro

MOST READ

BERITA TERBARU

/