alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Rumah Janda dan Anaknya di Krejengan Dilalap Api

KREJENGAN, Radar Bromo – Malang nian nasib Jumaina 66. Janda asal RT 2 RW 4, Dusun Krajan Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan itu mengalami musibah. Kamis (2/12) siang, rumahnya terbakar di bagian atap. Kebakaran itu diduga akibat jaringan PLN kendor.

Dari informasi yang didapat, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.30. Saat itu Jumaina baru selesai sarapan pagi di dalam rumahnya. Setelah itu lanjut menonton televisi.

“Orangnya ada di dalam rumah, tapi tidak tahu kalau atap rumahnya terbakar. Setelah mendengar bunyi ledakan kecil, baru Jumaina mengecek ke luar. Ternyata sudah terbakar,” kata Faisol, salah satu perangkat Desa Temenggungan.

Faisol menyebutkan, kejadian kebakaran tersebut diketahui Jumaina saat kondisi api sudah cukup besar. Sehingga, rumah milik anaknya, Misnali 46, juga ikut terbakar di bagian atap.

“Rumah anaknya juga terbakar. Tapi hanya separo. Yang paling parah milik Jumaina ini. Karena api melalap keseluruhan atapnya,” katanya.

Saat kejadian, Faisol melanjutkan, warga saling bahu membahu melakukan pemadaman. Sehingga tidak sampai 30 menit, api berhasil dipadamkan.

“Pak PJ (PJ Kades) sebenarnya sudah telfon pemadam kebakaran. Tapi api sudah keburu padam. Besok (hari ini, red) rencananya pemerintah desa, koramil dan polsek mau kerja bakti di lokasi. Mungkin nantinya juga diperbaiki,” jelasnya.

KREJENGAN, Radar Bromo – Malang nian nasib Jumaina 66. Janda asal RT 2 RW 4, Dusun Krajan Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan itu mengalami musibah. Kamis (2/12) siang, rumahnya terbakar di bagian atap. Kebakaran itu diduga akibat jaringan PLN kendor.

Dari informasi yang didapat, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.30. Saat itu Jumaina baru selesai sarapan pagi di dalam rumahnya. Setelah itu lanjut menonton televisi.

“Orangnya ada di dalam rumah, tapi tidak tahu kalau atap rumahnya terbakar. Setelah mendengar bunyi ledakan kecil, baru Jumaina mengecek ke luar. Ternyata sudah terbakar,” kata Faisol, salah satu perangkat Desa Temenggungan.

Faisol menyebutkan, kejadian kebakaran tersebut diketahui Jumaina saat kondisi api sudah cukup besar. Sehingga, rumah milik anaknya, Misnali 46, juga ikut terbakar di bagian atap.

“Rumah anaknya juga terbakar. Tapi hanya separo. Yang paling parah milik Jumaina ini. Karena api melalap keseluruhan atapnya,” katanya.

Saat kejadian, Faisol melanjutkan, warga saling bahu membahu melakukan pemadaman. Sehingga tidak sampai 30 menit, api berhasil dipadamkan.

“Pak PJ (PJ Kades) sebenarnya sudah telfon pemadam kebakaran. Tapi api sudah keburu padam. Besok (hari ini, red) rencananya pemerintah desa, koramil dan polsek mau kerja bakti di lokasi. Mungkin nantinya juga diperbaiki,” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/