alexametrics
25C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

Kuota Pupuk Subsidi Kab Probolinggo Tahun Depan Berkurang

DRINGU, Radar Bromo – Di Kabupaten Probolinggo tercatat ada 133.817 petani yang masuk dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Mereka yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi tahun 2021 meningkat 15 persen dibanding tahun 2021.

Namun, kuota pupuk bersubsidi tahun 2021 dipasti berkurang. Arif Kurniadi selaku Kabid Pelaksana Penyuluhan di DKPP (Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian) Kabupaten Probolinggo saat dikonfirmasi mengatakan, ada perubahan aturan dalam penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2021. Tahun depan, petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi, memiliki lahan maksimal 2 hektare.

”Kalau sebelumnya, petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi minimal memiliki lahan 4 hektare, kalau sekarang berubah sebaliknya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Kondisi itu dikatkaan Arif, pihaknya melakukan pendataan kembali melalui kelompok tani. Di mana, petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus masuk dalam e-RDKK. Tercatat ada 133.817 petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi tahun depan. Angka itu alami kenaikan 15 persen dibanding tahun ini, yang jumlah petani penerima pupuk bersubsidi hanya 116.576 petani.

”Luas lahan milik petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi juga bertambah. Kalau tahun ini, luas lahannya 199.229,80 hektar, sedangkan tahun depan luas lahannya jadi 224.807,” terangnya.

Meski angka jumlah petani dan lahan bertambah, dikatakan Arif, jumlah kuota pupuk bersubsidi tahun depan diperkirakan akan berkurang. Pasalnya, ada aturan jatah pupuk bersubsidi untuk per hektare lahannya berkurang. Sebelumnya, satu hektare lahan itu dapat 150 Kg pupuk bersubsidi, tahun depan berubah jadi 75 kg tiap hektarenya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU